--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

Finalis Nasional Guru Inovatif, Yulia Wahyuni Istikamah Berinovasi di MAN 2 Kota Parepare

Parepare, (Kemenag Parepare) - Statusnya yang masih CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) tidak menciutkan nyali Yulia Wahyuni sebagai Pendidik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare untuk terus istikamah berinovasi bagi peserta didik.

Prinsip teguhnya "Inovasi adalah Hadiah untuk Peserta Didik" menuntun Yulia Wahyuni menuju puncak sebagai Finalis Nasional Guru Inovatif dalam gelaran AGTK (Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan) Kementerian Agama (Kemenag) Tahun 2025.

Terbukti pada Jumat, 28 November 2025 via daring dirilis pengumuman resmi yang menempatkan nama Yulia Wahyuni, Pendidik MAN 2 Kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan tercatat di nomor urut 1 nominasi Finalis AGTK Tingkat Nasional kategori Guru Inovatif. 

Dikonfirmasi oleh tim redaksi via ponsel (telepon seluler), Yulia Wahyuni mengisahkan tahap perjalanan panjangnya mengikuti AGTK Kemenag Tingkat Nasional Tahun 2025 tersebut. 

"Perjalanan saya mengikuti AGTK Kemenag 2025 kategori Guru Inovatif Tingkat Nasional ini dimulai dari keinginan untuk membagikan praktik yang saya jalankan di kelas. Saya mengumpulkan bukti inovasi seperti latar belakang masalah, solusi berupa media atau metode pembelajaran inovatif, dokumentasi, dampak nyata serta testimoni peserta didik. 

Setelah itu, saya mendaftar melalui sistem resmi AGTK. Hal ini menjadi langkah penting ketika saya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Kemudian, berkat motivasi Kepala Madrasah dan seluruh pemangku kepentingan di MAN 2 Kota Parepare, serta petinggi Kemenag membuat saya semakin siap menghadapi tahap berikutnya. 

Tatkala saya mengikuti presentasi dan wawancara via 'zoom', saya menjelaskan inovasi, implementasi, dampak tantangan, dan rencana pengembangannya. Meskipun menegangkan, saya yakin karena izin Allah,  beserta adanya doa ataupun suportif dari Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Kakan Kemenag dan Kasubag TU Kemenag Kota Parepare, begitu pun Kepala Madrasah. Alhamdulillah, hasil akhir menunjukkan secara nasional saya tercatat nomor urut 1 dari 2 finalis lainnya," beber Yulia Wahyuni dengan naratif. 

Baginya, inovasi adalah hadiah untuk peserta didik. Setiap pembaruan, istikamah dilakukan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih mudah, menyenangkan, dan bermakna. Niscaya, Guru yang baik adalah Guru yang terus belajar sepanjang hayat; berada di kelas dan terus berinovasi demi masa depan peserta didik; serta senantiasa senang dan biasa membagikan praktik baik lewat media sosial. Selamat, Sukses, Inovatif, dan Terbaik! (Adi)

Share:

PPPK Paruh Waktu MAN 2 Kota Parepare Ikuti Pelantikan

 


Makassar, (Kemenag Parepare) - Nurrahmi Nuhung, Fitriani, dan Amir Abbas, Tenaga Kependidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare mendapat kesempatan mengikuti Pelantikan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) Paruh Waktu di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan pada Kamis, 27 November 2025.

Berkenaan dengan itu, dalam suasana apel pagi sehari pascapelantikan, Hj. Darna Daming selaku Kepala MAN 2 Kota Parepare menyampaikan selamat kepada mereka yang telah dilantik. 

"Pascapelantikan PPPK paruh waktu MAN 2 Kota Parepare berarti Tenaga Kependidikan di madrasah kita bertambah. Dengan begitu, saya berharap pertambahan secara kuantitas ini diiringi pula dengan peningkatan kualitas kinerja," tuturnya berharap. 

Untuk diketahui  PPPK paruh waktu adalah pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dengan jam kerja yang lebih fleksibel dan tidak penuh waktu.

Meskipun paruh waktu, statusnya tetap sebagai ASN yang diberikan nomor identitas pegawai. Gaji dan tunjangannya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia serta besaran jam kerja yang dijalani. 

Prioritas pendaftar dirancang khusus untuk non-ASN yang telah terdaftar di database BKN (Badan Kepegawaian Negara) dan tidak lulus seleksi CPNS atau PPPK 2024, serta tenaga kerja berpengalaman lainnya yang tidak dapat mengisi formasi penuh waktu. 

Skema ini bertujuan memenuhi kebutuhan instansi dengan anggaran terbatas; memberikan kepastian status bagi non-ASN; memberikan kesempatan berkontribusi bagi tenaga ahli di sektor pemerintahan; dan menyelesaikan penataan pegawai non-ASN di lingkungan pemerintah. (Adi)

Share:

MTs DDI Labukkang Gelar Ujian Praktik Al-Qur’an Hadis, Empat Aspek Utama Jadi Penilaian


 

Parepare, (Kemenag Parepare) - Suasana khidmat dan penuh antusias menyelimuti siswa kelas VIII MTs DDI Labukkang saat mengikuti ujian praktik mata pelajaran Al-Qur’an Hadits pada Kamis, 27 November 2025. Ujian praktik ini merupakan bagian dari pelaksanaan Sumatif Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, dengan fokus utama pada hafalan surah-surah pendek dalam Juz 30.

Dalam pelaksanaannya, guru penguji memilih tiga surah pendek dari Juz 30 untuk dibacakan oleh siswa. Selanjutnya, peserta ujian diminta menjelaskan makna dan kandungan surah Al-Fatihah sebagai bentuk penguatan pemahaman terhadap isi Al-Qur’an.

Hasmaini, guru pengampu mata pelajaran Al-Qur’an Hadits sekaligus penguji, mengungkapkan bahwa terdapat empat aspek utama yang menjadi penilaian, yaitu: kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, makharijul huruf, serta pemahaman makna dan kandungan surah.

“Sebagian siswa masih perlu bimbingan dari segi tajwid dan pemahaman makna surah. Harapan kami ke depan, mereka dapat terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an,” ujarnya.

Salah seorang siswa, Muhammad Rayhan, turut membagikan pengalamannya setelah mengikuti ujian. “Alhamdulillah, saya berhasil menyelesaikan setoran hafalan dengan lancar. Ini berkat bimbingan guru-guru di madrasah dan latihan yang saya lakukan di rumah,” ungkapnya penuh syukur.

Kepala Madrasah, Sinar, menegaskan bahwa ujian praktik ini merupakan bagian penting dari penilaian kompetensi keterampilan dalam kurikulum madrasah. “Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga memastikan bacaan Al-Qur’an siswa sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf yang benar, serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” jelasnya.



Ujian praktik ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman mereka terhadap Al-Qur’an. Semangat dan antusiasme yang terlihat selama pelaksanaan kegiatan menunjukkan komitmen madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak dan berilmu.(Rs/Wn)

Share:

Dua Tahun Berjaya: Tim Bulutangkis Putri MAN 1 Plus Parepare Unggul di HUT PGRI 2025


 

Parepare, (Kemenag Parepare) - MAN 1 Plus Keterampilan Parepare kembali menorehkan prestasi gemilang. Tim bulutangkis putri yang diperkuat oleh Guru PJOK, Nurul Khatimah, bersama Tenaga Kependidikan, Bulkis Hakim, sukses meraih Juara 1 pada ajang lomba peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kota Parepare Tahun 2025.

Prestasi ini semakin istimewa karena pasangan tersebut kini telah membukukan dua kali kemenangan berturut-turut, setelah sebelumnya juga meraih Juara 1 pada ajang yang sama tahun lalu.

Pada kompetisi tahun ini, keduanya tampil sebagai perwakilan resmi PGRI Cabang Soreang, menghadapi sejumlah tim kuat dari berbagai instansi pendidikan. Laga final yang berlangsung pada Kamis, 27 November 2025, menjadi puncak ketegangan ketika pasangan Nurul–Bulkis bertemu tim unggulan dari Dinas Pendidikan Kota Parepare. Pertandingan berlangsung seru dengan reli-reli panjang dan permainan agresif dari kedua tim. Namun berkat strategi yang matang, kekompakan, dan pengalaman tampil pada ajang sebelumnya, keduanya kembali mengamankan gelar juara.

Kepala MAN 1 Plus Keterampilan Parepare, Rusman Madina, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi madrasah. Ibu Nurul Khatimah dan Ibu Bulkis Hakim telah menunjukkan potensi besar dalam olahraga. Kemenangan ini membuktikan bahwa guru dan tenaga kependidikan kita mampu bersaing dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Bulkis Hakim mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa kembali memberikan hasil terbaik. Pertandingannya cukup menantang, tetapi kami tampil maksimal. Dua kali juara berturut-turut tentu tidak mudah, tetapi ini menjadi bukti kerja sama dan semangat kami untuk mengharumkan nama madrasah,” tuturnya.

Keberhasilan dua tahun beruntun ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 1 Plus Keterampilan Parepare untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan positif yang mengharumkan nama madrasah.(Akbar/Wn)

 

Share:

Pengawas Tinjau Ujian CBT, MAN 1 Plus Keterampilan Parepare Mantapkan Digitalisasi Evaluasi

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Pelaksanaan Ujian Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 di MAN 1 Plus Keterampilan memasuki hari ketiga. Kamis, 27 November 2025. Pada kesempatan ini, Koordinator Pengawas, Hj. Hasnani, yang hadir dalam rangka kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah, menyempatkan diri untuk meninjau langsung jalannya ujian di sejumlah ruang kelas.

Kunjungan tersebut didampingi oleh Kepala MAN 1 Plus Keterampilan, Rusman Madina, beserta ketua panitia ujian semester, Harlina, dan seluruh jajaran panitia lainnya. Dalam kesempatan ini, Hj. Hasanani melihat bagaimana proses evaluasi pembelajaran dilaksanakan menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) berbasis Android. Para siswa mengerjakan soal melalui perangkat gawai masing-masing, sementara pengawas memantau proses ujian melalui sistem yang sudah dirancang dengan baik.

Kepala Madrasah, Rusman Madina, menyampaikan bahwa penggunaan ujian berbasis Android merupakan langkah madrasah untuk menghadirkan proses evaluasi yang lebih modern dan efisien.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk dalam hal evaluasi pembelajaran. Sistem CBT berbasis Android ini membuat proses ujian lebih tertib, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Ketua panitia ujian semester, Harlina, juga memberikan penjelasan terkait kesiapan teknis selama pelaksanaan ujian.

“Alhamdulillah hingga hari ketiga, pelaksanaan ujian berjalan lancar. Panitia selalu melakukan pengecekan jaringan, kesiapan server, serta memastikan pengawas memahami SOP ujian. Dukungan guru dan kedisiplinan siswa sangat membantu kelancaran kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Korwas Hj. Hasnani mengapresiasi langkah madrasah dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi. Ia menilai pelaksanaan ujian berjalan tertib dan terstruktur.

“Madrasah ini sudah berada di jalur yang tepat dalam mengembangkan budaya digital. Saya melihat seluruh proses berlangsung kondusif, dan siswa pun tampak adaptif terhadap sistem yang digunakan.”

Peninjauan ini menjadi wujud dukungan pengawas dalam memastikan mutu penyelenggaraan ujian berjalan optimal, baik dari sisi teknis, kedisiplinan, maupun kesiapan panitia secara keseluruhan.(Akbar/Wn)

Share:

MAN 1 Plus Parepare Gelar PKKM 2025: Wujud Komitmen Tingkatkan Mutu Kepemimpinan Madrasah

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - MAN 1 Plus Keterampilan Kota Parepare melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di Ruang Guru Madrasah pada Kamis, 27 November 2025.

Kegiatan tahunan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kualitas kepemimpinan madrasah tetap berjalan efektif, akuntabel, dan sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Agama.

Kegiatan dimulai dengan sambutan Kepala MAN 1 Plus Keterampilan, Rusman Madina, yang menegaskan komitmen seluruh jajaran madrasah dalam mendukung proses penilaian ini sebagai upaya peningkatan mutu layanan pendidikan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kota Parepare, H. Syaiful Mahsan. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa meskipun yang dinilai adalah kinerja kepala madrasah, namun hasilnya sangat dipengaruhi oleh kinerja seluruh tim yang bekerja di lingkungan madrasah.

“Yang dinilai memang kinerja kepala madrasah, namun hal itu sangat erat kaitannya dengan kerja tim. Saya salut dengan kekompakan dan kerja sama yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran MAN 1 Plus Keterampilan Parepare,” ungkap Syaiful.

Syaiful Mahsan juga mengenang masa ketika pernah menjabat sebagai Kepala MAN 1 Kota Parepare. Melalui napak tilas singkatnya, ia menyampaikan bahwa sejak dulu madrasah ini dikenal dengan kerja samanya yang solid serta budaya gotong-royong yang kuat. Ia menyatakan rasa syukurnya bahwa budaya positif tersebut masih terus dipertahankan hingga kini.

Di akhir sambutannya, Syaiful memberikan penekanan penting pada ketertiban administrasi digital. Ia mengingatkan agar penggunaan Rapor Digital Madrasah (RDM), Simpatika, dan EMIS diperhatikan dengan baik, terutama terkait kevalidan data yang diunggah.

“Ketiga aplikasi ini saling berkaitan. Maka pastikan data yang diunggah valid dan mutakhir, karena akan berpengaruh pada banyak aspek penilaian,” pesannya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan proses penilaian oleh tim asesor PKKM, yaitu Hj. Hasnani dan Ismail Basri. Mereka melakukan pemeriksaan dokumen evidence serta memastikan instrumen PKKM terpenuhi sesuai pedoman yang berlaku.

Setiap koordinator tim tampil di hadapan asesor untuk mempresentasikan evidence masing-masing instrumen PKKM yang menjadi tanggung jawabnya. MAN 1 Plus Keterampilan menurunkan lima tim koordinator dalam pelaksanaan PKKM tahun ini:

1.      Tim 1 – Bun’yamina Hidayati, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan

2.      Tim 2 – Khadijah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum

3.      Tim 3 – Hasnawiah Rahman, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana

4.      Tim 4 – Bulkis Hakim, Tenaga Kependidikan

5.      Tim 5 – A. Akbar Wahid (Ketua Tim PKKM) dan Suriyanti (Sekretaris)

Pada kesempatan tersebut, Suriyanti, selaku Sekretaris Tim PKKM, juga memberikan komentar singkat mengenai kelancaran kegiatan PKKM.

“Alhamdulillah, pelaksanaan PKKM berjalan lancar berkat kerja sama semua tim. Semoga usaha kita menghasilkan yang terbaik bagi madrasah,” ujarnya.

Kegiatan PKKM ini menjadi sarana evaluasi dan juga sarana refleksi bersama bagi seluruh warga MAN 1 Plus Keterampilan. Dengan kekompakan yang telah menjadi budaya madrasah, diharapkan hasil penilaian dapat memberikan penguatan bagi peningkatan mutu madrasah di masa mendatang.(Akbar/Wn)

Share:

Pencerdas Bangsa MAN 2 Kota Parepare Antarkan PGRI Bacukiki Barat Juara 1 Tennis Lapangan


 

Parepare, (Kemenag Parepare) - Dua Pencerdas Bangsa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare yang tergabung dalam Tim Beregu Tennis Lapangan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Bacukiki Barat berhasil memenangkan dua  kali pertandingan secara beruntun.

Kemenangan ini mengantarkan Tim Beregu Tennis Lapangan PGRI Bacukiki Barat meraih Juara 1 dalam rangkaian gelaran Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Kota Parepare Tahun 2025.

Turun di partai pertama ketika melawan Tim Tennis PGRI Cabang Ujung, pasangan Suriyadi Mustamin-Nurhasman menang telak dengan skor 6-1 atas pasangan Iksan-Zakir Katjo. Kemenangan ini diikuti oleh dua pasangan Tim Bacukiki Barat lainnya.

Di babak final, turun di partai kedua melawan pasangan H. Sudirman-Khayadi dari PGRI Cabang Soreang, pasangan Suriyadi Mustamin-Nurhasman unggul lagi dengan skor 6-2. Kemenangan ini disusul satu pasangan lainnya sehingga Tim PGRI Bacukiki Barat dipastikan Juara 1 Tennis Lapangan.

Selepas merayakan kemenangan, dua Pencerdas Bangsa MAN 2 Kota Parepare tersebut berucap syukur alhamdulillah sambil berkomentar bahkan ini prestasi gemilang jelang akhir tahun 2025.

"Syukur alhamdulillah, kami mampu mengatasi permainan lawan. Kemenangan kali ini menjadi tambahan catatan prestasi gemilang sepanjang karier di dunia Tennis Lapangan. Sekaligus menjadi uji tanding dan persiapan kejuaraan Tennis Lapangan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan," komentar keduanya pada Rabu malam, 26 November 2025 di Lapangan Tennis Rumah Jabatan Wali Kota Parepare. (Adi)

Share:

Definition List

Unordered List