33 Peserta se-Sulselbar Ikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal
LPH Pusat Halal Insan Kamil Sukses Gelar Pelatihan dan Ukom Sertifikasi Chef
MAKASSAR, JournalisSantri.Com - Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Pusat Halal Insan Kamil menggelar pelatihan dan uji kompetensi Chef bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Pesona Indonesia di Aula UPT PLUT Sulawesi Selatan, Rabu (28/1/2025).
Kegiatan tersebut menghadirkan peserta sebanyak 18 orang utusan dari SPPG se-Sulawesi Selatan serta rumah makan.
Naharuddin selaku Pimpinan LPH Pusat Halal Insan Kamil mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk memastikan chef pada SPPG MBG, Restoran dan semacamnya tidak diragukan lagi.
"Kegiatan ini kita laksanakan sebelumnya secara teori melalui online pada tanggal 25 sampai dengan 26 Januari 2026, kemudian uji kompetensinya dilakukan pada Hari Rabu tanggal 28 Januari 2026 secara tatap muka," ujar Naharuddin.
Selain LSP Pariwisata Pesona Indonesia, kegiatan ini juga menggaet kerjasama dengan Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Alhamdulillah, seluruh peserta yang mengikuti sudah kompeten, hal ini juga kami informasikan kepada SPPG MBG serta Restoran dan Rumah Makan, kami LPH Pusat Halal Insan Kamil siap memfasilitasi untuk pelatihan Chef kedepannya," pungkasnya.
Uji kompetensi Chef yang digelar oleh LPH Pusat Halal Insan Kamil di uji langsung oleh Andi Laurentinus yang merupakan salah satu Asesor pada LSP Pariwisata Pesona Indonesia.
Pengurus Daerah IPIM Kota Parepare Resmi Dilantik Periode 2025-2030
PAREPARE, JournalisSantri.Com - Memakai pakaian serba putih, Pengurus Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD IPIM) Kota Parepare Periode 2025-2030 resmi dilantik di Auditorium Bj. Habibie Rujab Wali Kota Parepare, Sabtu (17/1/2025).
Kegiatan yang bertajuk "Penguatan Kepengurusan dan Peningkatan Kualitas Imam Masjid dalam Mewujudkan Umat yang Terbaik, Sejahtera dan Maju" dirangkaikan dengan Rapat Kerja dan Pelatihan Tahsinul Qira'ah untuk Imam Masjid se-Kota Parepare.
Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) IPIM Prov. Sulawesi Selatan, KH. Masykur Yusuf yang disaksikan oleh Wali Kota Parepare, H. Tasming Hamid dan Kementerian Agama Kota Parepare.
Laporan Ketua Panitia oleh Abdullah menyampaikan tujuan dari kegiatan yang kita lakukan adalah selain menyusun dan menetapkan secara resmi personalia PD IPIM Kota Parepare, adanya pelatihan tahsin juga mencari dan melatih Imam Masjid secara profesional.
Selain itu, kegiatan pelantikan juga dihadiri oleh Forkopimda, Forkopimda plus, Kepala Kementerian Haji dan Umrah, H. La Jami, Camat, Lurah, serta Ketua Ormas yang sempat hadir.
KH. Masykur Yusuf sebelum melantik, ia menyampaikan dalam sambutannya bahwa program utama IPIM yaitu memperbaiki bacaan imam masjid, sifatnya wajib _'Ain_.
"Mohon maaf Pak Wali, jika ada Imam Masjid yang tidak tahu membaca Al-Qur'an, maka Pak Wali yang tanggung jawab, mohon maaf. Untuk membangun suatu daerah ada tiga komponen yang tidak boleh terpisah yaitu Yang Pertama Umara' (pemerintah) seperti Pak Wali dan pejabatnya, Pak Kapolres, Brimob. Yang kedua yaitu Ulama' yaitu para pengurus ormas Islam, MUI, IPIM, kemudian yang ketiga adalah Al-Amwal," Tutur Ketua PW IPIM Sulsel, KH. Masykur Yusuf.
Setelah dilantik, Penyerahan Bendera Pataka dari Ketua Wilayah IPIM Sulsel kepada Ketua PD IPIM Kota Parepare, HM. Amin Iskandar menandai secara resmi menjabat PD IPIM Kota Parepare periode 2025-2030.
H. Tasming Hamid berharap agar IPIM dengan pemerintah bisa saling support, cita-cita pemerintah bisa menjadikan Kota Parepare terbaik, sejahtera dan maja bisa di realisasikan.
"Sekadar informasi Pak ustadz bahwa setelah saya dilantik langsung dua surat edaran yang saya tanda tangani. Pertama yaitu mendorong ASN bisa baca tulis Al-Quran. Yang kedua, memakmurkan masjid, jadi bagi laki-laki harus selalu ke masjid," ungkap H. Tasming Hamid disertai tapuk tangan yang hadir.
Ia juga menegaskan bahwa bukan lagi menjadi rahasia umum bahwa ASN yang ingin mendapatkan jabatan harus tahu mengaji. "Tapi yang saya tekankan agar bisa luruskan niat untuk belajar mengaji bukan mengaji untuk mengejar jabatan," tegas H. Tasming Hamid.
Wakamad Kesiswaan MAN 2 Kota Parepare: Dinamika Kehidupan Iringi Awal Pembelajaran
Parepare, (Kemenag Parepare) - Dinamika kehidupan madrasah harus mengiringi awal pembelajaran semester genap dalam memasuki awal tahun baru 2026. Ketetapan dan keteguhan hati untuk senantiasa patuh harus pula diamalkan.
Selain itu, simbol-simbol upacara serta tatanan baris-berbaris juga digunakan dan dilaksanakan dengan kontekstual serta disiplin.
Pembuatan akun bagi Siswa Kelas XII yang akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur bebas tes juga menjadi ketegasan sekaligus peringatan.
Demikianlah isi amanat yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare, Irham tatkala bertindak selaku Pembina Upacara pada Senin, 12 Januari 2026.
"Dalam memasuki awal tahun baru 2026, dinamika kehidupan Ananda harus mengiringi awal pembelajaran semester genap T.P. 2025/2026 di madrasah. Simbol-simbol upacara serta tatanan baris-berbaris juga sebaiknya digunakan dan dilaksanakan dengan kontekstual serta disiplin.
Terkhusus bagi siswa kelas XII, berpatokan pada jadwal, insya Allah besok semua harus siap dalam pembuatan akun. Terutama kepada Ananda yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke PTN melalui jalur bebas tes," pungkas Irham dalam Upacara Bendera yang terlaksana di Lapangan MAN 2 Kota Parepare. (Adi)
Kemenag Parepare Raih Harapan 2 Lomba Tepuk Sakinah pada Porseni HAB ke-80 Sulsel
Bone, (Kemenag Parepare) - Kementerian Agama (Kemenag)
Kota Parepare berhasil meraih Juara Harapan 2 Lomba Kreasi Tepuk Sakinah pada
kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80
Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan
di Kabupaten Bone.
Dalam ajang tersebut, para peserta yang merupakan
pasangan suami istri tersebut menampilkan kreasi yang inovatif dengan
kekompakan gerakan serta penghayatan mendalam terhadap nilai-nilai Tepuk
Sakinah.
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari dewan juri
di tengah ketatnya persaingan antardaerah sehingga Parepare mampu menyisihkan
19 tim Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulsel yang juga tidak kalah semangatnya dalam
penampilan mereka.
Capaian tersebut patut mendapat apresiasi, mengingat
persiapan dan latihan yang dilakukan relatif singkat yakni kurang dari dua pekan.
Disiplin dalam menjalani latihan serta kekompakan yang senantiasa terjalin
dengan baik sehingga Tim Tepuk Sakinah Kemenag Kota Parepare mampu menunjukkan
performa yang solid dan kompetitif di tingkat provinsi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H.
Irfan Daming, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi
ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh tim.
“Dengan waktu latihan yang kurang dari dua minggu,
capaian Juara Harapan 2 ini tentu patut diapresiasi. Ini menunjukkan semangat,
kekompakan, dan kreativitas jajaran Kemenag Parepare dalam menyemarakkan
Porseni HAB ke-80,” ujar Irfan Daming.
Sementara itu, salah seorang peserta, Abul Khaer
menyampaikan rasa syukur bisa bergabung dalam tim Tepuk Sakinah karena melalui kegiatan
ini para peserta dapat menyampaikan pesan sakinah mawaddah warahmah dalam
membina keluarga.
Baginya, juara yang
diperoleh oleh timnya adalah bonus. Namun kebersamaan, berani tampil adalah
sesuatu yang tidak kalah penting dan merupakan kebanggaan tentunya.
“Saya sebagai
peserta lomba Tepuk Sakinah yang diselenggarakan di Kabupaten Bone merasa
sangat bangga dan bersyukur dapat ambil bagian dalam kegiatan ini. Lomba Tepuk
Sakinah bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana edukatif untuk
menanamkan nilai-nilai keharmonisan, kebersamaan, dan keteladanan dalam
kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat,”jelasnya, Sabtu, 10 Januari 2026.
Ia berharap
kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai sarana
edukatif yang mudah dipahami masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami
belajar mengekspresikan pesan sakinah, mawaddah, dan rahmah dengan cara yang
kreatif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Kami berharap
kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun
karakter generasi yang berakhlak, rukun, dan saling menghargai,”tandasnya.
Seperti pesan kakankemenag
kota parepare. Bahwa juara adalah bonus. Namun kebersamaan, berani tampil
adalah sesuatu yang tidak kalah penting dan merupakan kebanggaan tentunya
Terakhir, ia menyampaikan
harapan semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan menjadi inspirasi bagi
masyarakat luas.(Wn)
HAB ke-80 Kemenag Sulsel di Bone Resmi Ditutup, Perkuat Spirit Kebersamaan dan Nilai Keagamaan
Bone, (Kemenag Parepare) — Seluruh rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Bone resmi ditutup dalam sebuah acara khidmat yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Sabtu (10/1/2026).
Penutupan ini
menjadi momentum refleksi atas kuatnya semangat kebersamaan, kolaborasi lintas
daerah, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang mewarnai seluruh rangkaian
kegiatan HAB.
Ketua Panitia HAB
Kabupaten Bone, H. Muh. Yunus, dalam
sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan
peserta yang telah berkontribusi aktif menyukseskan peringatan HAB. Ia
menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan buah dari kerja sama yang
solid dan penuh keikhlasan.
“Kerja sama
adalah sesuatu yang menghasilkan nilai dan makna besar. Tanpa kebersamaan,
kegiatan sebesar ini tentu tidak dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, menyebut pelaksanaan HAB di
Kabupaten Bone sebagai salah satu HAB yang luar biasa dan berkesan. Menurutnya,
kehadiran langsung Menteri Agama RI,
Nasaruddin Umar, yang memberikan tausyiah kepada peserta, menjadi nilai
tambah sekaligus penguat spiritual dalam peringatan HAB tahun ini.
Ia menjelaskan
bahwa seluruh unsur HAB telah terwujud secara seimbang, mulai dari olah raga, olah pikir, hingga olah
hati. Kegiatan zikir bersama dan tausyiah yang disampaikan langsung oleh
Menteri Agama menjadi peneguh nilai spiritual dan kebersamaan seluruh insan
Kementerian Agama.
“Ini HAB yang
lengkap dan bermakna. Tidak hanya meriah, tetapi juga memperkuat nilai
keagamaan serta mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Pada kesempatan
yang sama, Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal
Pasluddin, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada
seluruh peserta serta kontingen dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan yang
telah hadir dan berpartisipasi. Ia menilai kegiatan HAB memberikan dampak
positif bagi daerah, khususnya terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.
“Kehadiran
peserta dari berbagai daerah telah membantu meningkatkan aktivitas ekonomi
masyarakat, terutama pelaku UMKM di Kabupaten Bone. Ini menjadi berkah
tersendiri bagi daerah kami,” tuturnya.
Dengan berakhirnya
rangkaian kegiatan HAB ini, Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk
terus menghadirkan pelayanan keagamaan
yang humanis, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan
dengan semangat Hari Amal Bakti.
Acara penutupan HAB dihadiri jajaran Pejabat Kemenag dan Pemerintah
setempat. Tampak hadir pula Kakan Kemenag Parepare, H. Irfan Daming bersama
jajarannya serta sejumlah pegawai. Hadir pula Ketua DWP Kemenag Kota Parepare
bersama jajarannya.Fikar/Wn)
Tingkatkan Persentase Siswa Bebas Tes ke PTN, Tim PDSS MAN 2 Kota Parepare Adakan Sosialisasi
Parepare, (Kemenag Parepare) - Demi meningkatkan persentase Siswa Kelas XII yang lolos bebas tes ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), maka Tim PDSS Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare menyosialisasikan beberapa informasi teknis.
Sosialisasi informasi teknis yang diadakan di Masjid
Al-Hikmah MAN 2 Kota Parepare ini menekankan keseriusan Siswa Kelas XII dalam
menghadapi jalur bebas tes ke PTN. Disinggung pula, hasil Tes Kemampuan
Akademik (TKA) sebagai rujukan, serta beberapa agenda jadwal pelaksanaan PDSS
2026 dan hal-hal lain yang harus disiapkan sebagai syarat menempuh jalur
dimaksud.
Didampingi Tim PDSS, Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang
Kesiswaan MAN 2 Kota Parepare, Irham menegaskan semua itu ketika menyampaikan
arahan sekaligus menaruh harapan dalam sosialisasi yang digelar pada Jumat, 9
Januari 2026 tersebut.
"Jika kita menoleh signifikansi persentase Siswa Kelas
XII MAN 2 Kota Parepare yang lolos bebas tes tahun sebelumnya, maka tahun ini
menjadi tantangan buat Ananda untuk melebihi capaian itu. Paling tidak
persentasenya minimal sama," tegasnya berharap banyak.
Lebih dini, Tim PDSS MAN 2 Kota Parepare yang dikoordinir oleh
Wakamad Bidang Kurikulum, Hadriah dan dimotori Najamuddin mengingatkan kepada
seluruh Siswa Kelas XII untuk siap dan sigap melengkapi data serta berkas
pendukung kesuksesan lolos bebas tes ke PTN untuk mewujudkan impian dan
cita-cita masing-masing. (Adi)











