--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

Kakan Kemenag Parepare Lantik 5 Pejabat Pengawas di Penghujung Februari 2025

 




 

Parepare, (Kemenag Parepare) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pengawas di Aula Kantor, Jumat (28/2/2025).

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah terhadap 5 Pejabat Pengawas dilakukan oleh Kepala Kantor Kemenag Parepare, H. Fitriadi di hadapan 2 saksi yakni Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), H. Syaiful Mahsan dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa), Rifdaningsi.

Adapun 5 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya yaitu:

1.       H. Muh. Amin Iskandar, jabatan sebelumnya, Kepala Seksi Bimas Islam, kemudian menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad);

2.       H. Hasan Basri, jabatan sebelumnya, Kasi Penmad, kemudian menjabat sebagai Kasi Bimas Islam;

3.       H. Hamka, jabatan sebelumnya, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pontren, kemudian menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI);

4.       H. M. Hasyim Usman, jabatan sebelumnya yaitu Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), kemudian menjabat sebagai Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren)

5.       H. La Jami, jabatan sebelumnya yaitu Kasi PAI, kemudian menjabat sebagai Kasi PHU.

Kakan Kemenag, H. Fitriadi dalam sambutannya mengatakan, rotasi adalah hal yang biasa dalam suatu lembaga ataupun instansi sebagai penyegaran jabatan yang bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih bagi para pejabat di tempat baru.

"Kegiatan seperti ini sudah sering kita lakukan, saya yakin dan percaya Bapak-Bapak Kepala Seksi telah berhasil menyukseskan program-program di seksinya, jadi kita ingin melihat bagaimana kinerja Bapak-Bapak di seksi yang baru,"ungkapnya.

Ia berharap para pejabat yang telah dilantik dapat lebih meningkatkan kinerjanya dengan adanya suasana yang baru.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Parepare, Ny. Hj. Indiarti Fitriadi, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Parepare, Kepala Madrasah Negeri se-Kota Parepare, Koordinator Pengawas dan para Pengawas PAI dan Madrasah, Ketua IPARI, Ketua APRI, Ketua KKM MA, Ketua KKM MTs, Ketua KKM MI, dan Ketua IGRA serta segenap Pegawai lingkup Kantor Kemenag Kota Parepare.(Achy/Wn)

Share:

Staf PHU Kemenag Parepare Ikuti Sosialisasi Regulasi Pengelolaan Biaya Operasional Haji dan Sistem Informasi Haji

 

Makassar, (Kemenag Parepare) - Direktorat Pengelolaan Biaya Operasional Haji melaksanakan Sosialisasi Regulasi Pengelolaan Biaya Operasional Haji dan Sistem Informasi Haji di Hotel Harper Perintis Makassar pada Kamis, 27 Februari 2025.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid; Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU); para Kepala Seksi PHU se-Sulsel dan 77 peserta yang merupakan Pengelola Keuangan Haji Kab/Kota se-Sulsel.

Ketujuh puluh tujuh peserta terdiri dari 20 Direktorat, 3 Kanwil, 8 UPT Asrama Haji Makassar dan 46 Pengelola Keuangan Haji Kemenag kab/kota se-Sulsel. Dari Kemenag Kota Parepare, hadir Ruqayyah dan Muhammad Jawwad.

Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan dengan baik karena kegiatan ini menjadi dasar pijakan dalam mengelola keuangan haji.

“Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini para pengelola keuangan haji dapat mempergunakan dana operasional haji dengan sebaik-baiknya. Penyelenggaraan haji tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya,"tegasnya.

Meski berlangsung sehari, materi kegiatan sangat padat dari narasumber yang berkompeten yakni Sosialisasi Layanan Perencanaan Anggaran Operasional dan Pengelolaan Aset Haji oleh Muhamad Irfan Arifien (Kepala Sub Direktorat Perencanaan Anggaran Operasional dan Pengelolaan Aset Haji), Pengelolaan Anggaran Operasional Haji oleh Dewi Gustikarini (Kepala Sub Direktorat Pelaksanaan Anggaran Operasional Haji), dan Layanan Data dan Sistem Informasi Haji Terpadu oleh Abdu Sudrajat (Sub Direktorat Data dan Sistem Informasi Haji Terpadu).


Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pengelola keuangan haji di Sulsel sehingga mereka dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam mengelola biaya operasional haji dan sistem informasi haji.

Dimintai keterangannya, Pengelola Keuangan dari Seksi PHU Kemenag Parepare, Muhammad Jawwad mengatakan, banyak hal yang akan dilakukan sebagai tindak lanjut setelah mengikuti kegiatan.

“Setelah mengikuti kegiatan, kami akan menyesuaikan regulasi terbaru terkait pengelolaan biaya operasional haji, memahami fitur dan penggunaan Sistem Informasi Haji, mengedukasi petugas haji, jemaah dan pemangku kepentingan lainnya tentang perubahan yang ada, serta menyesuaikan kebijakan internal agar selaras dengan aturan terbaru,”ungkapnya.(Jwd/Wn)


Share:

Jelang Pelantikan, Kasi PD Pontren Ikuti Rakor via Zoom

 





Parepare, (Humas Parepare) – Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), H. Hamka mengikuti Rapat Koordinasi yang dilaksanakan oleh Kepala Bidang (Kabid) PD Pontren via zoom pada Jumat, 28 Februari 2025.

Meski dilaksanakan via zoom, rakor ini menjadi ajang silaturahmi Kabid PD Pontren, H. Muhammad Yunus dengan para Ketua Tim, Kepala Seksi serta Staf PD Pontren Kabupaten/Kota se-Sulsel, setelah dirinya dilantik pada 24 Februari 2025 lalu.

Mengawali arahannya, Kabid PD Pontren mengucapkan terima kasih kepada para peserta rakor yang telah menyempatkan waktunya mengikuti pertemuan ini. Ia menyebut kehadiran para peserta rakor menjadi penyemangat bagi dirinya yang baru menjabat sebagai Kabid PD Pontren setelah dilantik 4 hari lalu.

Lebih lanjut ia berharap kerja sama dan sinergitas semuanya dapat terjalin dengan baik agar dapat menjadikan PD Pontren lebih baik lagi ke depannya.

Pada kesempatan tersebut, Kabid PD Pontren kembali mengingatkan akan program Asta Aksi Kanwil Kemenag Sulsel yang harus didukung dan ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya karena hal tersebut merupakan tindak lanjut dari program Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Satu hal yang tidak kalah pentingnya, ia juga kembali mengingatkan agenda besar yang akan dilaksanakan di Sulsel yakni Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) Tingkat Nasional di Kabupaten Wajo. Olehnya itu ia berharap kerja sama semuanya untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Menanggapi hasil pertemuan pada rakor, Kasi PD Pontren Kantor Kemenag Parepare, H. Hamka menyampaikan kesediaannya untuk mendukung semua program kerja di bawah kepemimpinan Kabid PD Pontren H. Muhammad Yunus, sama halnya dengan pemimpin sebelumnya.

Pertemuan dengan Kabid PD Pontren menurutnya, menjadi harapan dan penyemangat baru bagi para peserta rakor untuk membangun komunikasi dan pembinaan terhadap Pondok Pesantren di wilayah masing-masing.

Diketahui, Kasi PD Pontren mengikuti Rakor dengan Kabid dan Katim PD Pontren, sesaat sebelum mengikuti Pelantikan Pejabat Pengawas lingkup Kantor Kemenag Kota Parepare, di mana dirinya termasuk salah satu pejabat yang dilantik.(Linda/Wn)

Share:

Kolaborasi Baznas dan Kemenag Parepare Distribusikan Ratusan Paket Ramadan




Parepare, (Kemenag Parepare) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kota Parepare mendistribusikan ratusan paket Ramadan kepada warga di 4 kecamatan se-Kota Parepare.

Seremonial penyaluran paket Ramadan untuk warga Kecamatan Bacukiki Barat dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Parepare pada Kamis, 27 Februari 2025.

Hadir Wali Kota Parepare yang diwkili Kepala Badan Kesbangpol; yang mewakili Dandim Kota Parepare; yang mewakili Kapolres Kota Parepare; Ketua Baznas Kota Parepare beserta Wakil Pimpinan; Camat Kecamatan Bacukiki Barat yang diwakili Kasi Kesra. Hadir pula Jajaran Kemenag Kota Parepare.

Mewekili Kepala Kantor, Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Syaiful Mahsan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada warga yang betul-betul membutuhkan.

“Pendistribusian paket Ramadan yang dilaksanakan oleh Baznas dan Kemenag Kota Parepare merupakan wujud nyata dalam menggembirakan sesama sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Semoga dengan kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat dan kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah Swt,”ujarnya.



Selain bentuk kepedulian terhadap sesama, pendistribusian bantuan seperti ini menjadi salah satu bentuk transparansi dalam mengelola zakat, infak dan sadakah.

Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kota Parepare, Rifdaningsi selaku Bendahara Baznas Kota Parepare menyampaikan bahwa kolaborasi Kemenag dan Baznas Kota Parepare dalam menyalurkan paket Ramadan sebanyak 150 paket dengan jumlah penerima dari 6 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Bacukiki Barat.

“Paket Ramadan ini diperuntukkan bagi saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan terlebih dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/ 2025 M,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pegawai Kemenag Kota Parepare 100% sudah menunaikan zakat profesi. “Semoga Kementerian Agama Kota Parepare bisa menjadi contoh bagi SKPD yang ada di Kota Parepare dalam menunaikan Zakat Profesi,”harapnya.

Ia juga berharap, semoga ke depannya, Baznas Kota Parepare dapat lebih maksimal dalam melaksanakan tugas pengelolaan zakat dengan tetap mengedepankan prinsip tiga Aman yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.(Rifda/Wn)


Share:

MAN 1 Kota Parepare Gelar Pembekalan Dai Daiah Safari Ramadan

 


Parepare, (Humas Parepare) - Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, MAN 1 Kota Parepare menggelar pembekalan bagi para dai dan daiah yang akan berpartisipasi dalam kegiatan Safari Ramadhan. Sebanyak 18 siswa dari kelas X, XI, dan XII yang tergabung dalam ekstrakurikuler Siswa Pecinta Mushollah (SPM) mengikuti kegiatan ini di Mushollah Miftahul Ilmi pada Kamis, 27 Februari 2025.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, yang didampingi oleh Muhammad Nasir, selaku Pembina Ekstrakurikuler SPM.

Dalam sambutannya, Rusman Madina menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah berkomitmen untuk berdakwah selama bulan Ramadan.

"Kegiatan ini menjadi wadah bagi para dai dan daiah muda untuk mengasah kemampuan berdakwah sekaligus memperkuat karakter sebagai generasi Islam yang cerdas dan berakhlak. Saya berharap Kalian dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga nama baik madrasah, serta memahami kondisi sosial masyarakat saat menyampaikan pesan dakwah," ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Nasir menekankan pentingnya kesiapan mental, wawasan keislaman, dan keterampilan komunikasi bagi para peserta.

"Sebagai dai dan daiah, Kalian harus memiliki pemahaman agama yang baik serta kemampuan berbicara yang efektif agar pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Safari Ramadan ini menjadi kesempatan berharga untuk mengasah keterampilan tersebut," jelasnya.

Selama kegiatan pembekalan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang menunjang kemampuan berdakwah mereka, di antaranya, Teknik Public Speaking dalam Dakwah yang bertujuan melatih peserta dalam menyampaikan ceramah secara jelas, menarik, dan persuasif. Fiqih Ramadan bertujuan membahas hukum-hukum ibadah selama bulan suci agar dakwah yang disampaikan sesuai dengan syariat Islam. Strategi Dakwah Efektif di Masyarakat agar peserta memahami kondisi sosial yang beragam dalam menyampaikan pesan dakwah.

Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Salah satu peserta, Harjo, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan.

"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti pembekalan ini. Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan menambah kepercayaan diri saya dalam berdakwah nanti," ujarnya.

Sebagai bentuk kesiapan, kegiatan ini diakhiri dengan pemberian surat tugas kepada seluruh peserta. Surat tugas tersebut menjadi tanda resmi bahwa mereka mewakili MAN 1 Kota Parepare dalam kegiatan Safari Ramadan. Dengan adanya surat tugas ini, para dai-daiah muda diharapkan dapat lebih percaya diri dalam menyampaikan dakwah kepada masyarakat.

MAN 1 Kota Parepare terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki semangat dakwah dan kepedulian sosial yang tinggi. Diharapkan, kedelapanbelas peserta Safari Ramadan tahun ini dapat menjalankan tugas dakwah dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan keikhlasan.(Akbar)


Share:

Pendamping Satuan Pendidikan Lakukan Validasi Soal di MAN 1 Kota Parepare

 


Parepare, (Humas Parepare) - Untuk memastikan kualitas soal dan kisi-kisi Ujian Madrasah (UM), Hj. Hasnani selaku Pendamping Satuan Pendidikan (PSP) melaksanakan validasi di MAN 1 Kota Parepare pada Rabu, 26 Februari 2025.

Kegiatan ini berlangsung di ruang guru dan dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Khadijah, beserta para guru penyusun soal dari berbagai mata pelajaran.

Validasi ini bertujuan untuk menjamin bahwa soal yang disusun memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari segi tingkat kesulitan, kesesuaian dengan kurikulum, serta validitas dan reliabilitas dalam mengukur kompetensi peserta didik.

Dalam kesempatan ini, Hj. Hasnani memberikan arahan serta masukan mengenai penyusunan soal agar lebih sesuai dengan prinsip asesmen yang objektif dan akurat.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kesesuaian antara soal dengan kisi-kisi yang telah dibuat. “Validasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa ujian yang dilakukan benar-benar mencerminkan kompetensi siswa. Dengan demikian, hasilnya dapat dijadikan acuan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah,” ujarnya.

Menurutnya, soal ujian yang telah divalidasi sudah memenuhi standar yang ditetapkan dan dapat digunakan dalam pelaksanaan ujian.

Sekretaris Panitia Ujian Madrasah, Hasnawiah Rahman, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh Pendamping Satuan Pendidikan, Hj. Hasnani.

“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan yang diberikan. Dengan adanya validasi ini, kami berharap seluruh soal yang digunakan dalam Ujian Madrasah memenuhi standar yang telah ditetapkan dan memberikan gambaran yang akurat mengenai kemampuan peserta didik,” ungkapnya.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana diskusi yang aktif dan konstruktif. Para guru menyambut baik proses validasi ini karena memberikan wawasan tambahan dalam menyusun soal yang berkualitas dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Berbagai saran serta perbaikan disampaikan untuk meningkatkan mutu soal, sehingga ujian yang dilakukan dapat memberikan hasil yang lebih optimal.

Dengan terlaksananya validasi ini, diharapkan Ujian Madrasah di MAN 1 Kota Parepare dapat berjalan dengan lancar serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Ujian Madrasah dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2025 mendatang.(Akbar)

 


Share:

ASN MAN 2 Kota Parepare Ikuti Webinar Penerapan Moderasi Beragama

 


Parepare, (Humas Parepare) - Pemerintah Kota (Pemkot), Kementerian Agama (Kemenag), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Parepare kolaboratif mengadakan Seminar Daring (Webinar) Penerapan Moderasi Beragama (MB) di Kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tampil sebagai Narasumber, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Fitriadi yang secara implsit mengurai tentang Moderasi Beragama. 

"Moderasi Beragama (MB) adalah cara pandang, sikap, dan perilaku beragama yang seimbang serta tidak ekstrem. Ini berarti, seseorang tidak berlebihan dalam menjalankan ajaran agamanya, tetapi juga tidak menyepelekan agama yang dianutnya. 

Moderasi Beragama menekankan pada seseorang untuk menjalankan ajaran agama secara moderat, menghormati dan menghargai perbedaan, menjaga kerukunan dan toleransi," urai Doktor H. Fitriadi.

Disambung pula bahwa MB menjadi sangat penting bagi ASN karena demi menjaga NKRI, memastikan pelayanan publik, membangun komunikasi positif dan harmonis, mencegah radikalisme, meningkatkan citra positif, memperkuat ukhuwah wathaniyah, melaksanakan peran sebagai agen perubahan. 

Webinar yang berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2025 dipandu oleh Dhani Riza dan diikuti sekitar 700 partisipan dari berbagai wilayah di Indonesia. Termasuk sejumlah ASN Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare berkumpul di Ruang Guru mengikuti paparan materi yang disertai dialog interaktif tersebut. (Adi)

Share:

Verval Soal UM di MAN 2 Kota Parepare

 



Parepare, (Humas Parepare) - Tim Penyusun soal Ujian Madrasah (UM) bagi Siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare bersama dengan Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kurikulum selaku Koordinator menerima kunjungan Pengawas Tingkat MA dalam rangkaian verifikasi dan validasi (verval) soal dimaksud. 

Menurut pantauan, Hadriah selaku Wakamad Bidang Kurikulum MAN 2 Kota Parepare melaporkan bahwa bentuk soal UM yakni pilihan ganda.

"UM bagi Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare T.P. 2024/2025 ini dilaksanakan secara daring. Olehnya itu, sebagaimana laiknya, maka diadakan verifikasi dan validasi soal. Tujuannya, agar semua soal dipastikan layak dan memenuhi kriteria untuk diujikan.

Adapun materi penyusunan soal meliputi 20% materi pembelajaran kelas X, 30% materi pembelajaran kelas XI, dan 50% materi pembelajaran kelas XII. Bentuk soal yang telah disepakati yaitu pilihan ganda sebanyak 45 nomor untuk mata ujian eksakta dan 50 nomor untuk mata ujian noneksakta," urai Hadriah melaporkan pada Rabu, 26 Februari 2025.

Berkenaan dengan itu, dari Laboratorium Komputer MAN 2 Kota Parepare, Hj. Hasnani selaku Pengawas Tingkat MA mengatakan bahwa baik materi, bentuk, maupun jumlah soal dinyatakan sesuai dengan kriteria yang telah disepakati dan dianggap layak untuk diujikan. (Adi)

Share:

Panitia PPDB MAN 2 Kota Parepare Gencarkan Sosialisasi ke SMP/MTs

 

Parepare, (Humas Parepare) - Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) T.P. 2025/2026 sekretariat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare gencarkan sosialisasi kepada Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berada di sekitar wilayah Ajatappareng. 

Panitia PPDBM yang terdiri atas Pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Pengurus Ekstrakurikuler MAN 2 Kota Parepare bahu-membahu dengan sejumlah Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk menginformasikan teknis dan prosedur PPDBM serta keunggulan madrasah berbasis digital tersebut. 

Tidak lain dan tidak bukan, hal ini bertujuan menarik simpati Peserta Didik SMP dan MTs untuk melanjutkan pendidikan menengah atas T.P. 2025/2026 di MAN 2 Kota Parepare.

Dikoordinasi oleh Irham selaku Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Parepare; Ketua Panitia PPDBM, Rusni melaporkan kepada tim redaksi bahwa hampir semua SMP/MTs, baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Parepare sudah disasar. Termasuk SMP yang berada di wilayah Kabupaten Barru dan berbatasan langsung dengan Kota Parepare. 

"Panitia PPDBM gencar melancarkan sosialisasi kepada Peserta Didik Kelas IX SMP/MTs agar melanjutkan pendidikan menengah atas T.P. 2025/2026 di MAN 2 Kota Parepare. Sejumlah 17 SMP/MTs telah dikunjungi langsung untuk memperkenalkan proses PPDBM di MAN 2 Kota Parepare yang pendaftarannya bisa diakses secara daring pada link ppdb.man2kotaparepare.sch.id atau dengan memindai kode batang.

Selain itu, Panitia juga menyosialisasikan jadwal pendaftaran dengan menggunakan brosur," terang Rusni melaporkan pada Rabu, 26 Februari 2025. (Adi)

Share:

Kunjungan Silaturahim MTs DDI Labukkang ke Pondok Dirasatul Qur'an wal Huffadz

 



Parepare, (Kemenag Parepare) - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan kepedulian sosial, MTs DDI Labukkang melakukan kunjungan ke pondok Tahfidz " Dirozatul Qur'an  Wall Huffadz", Kamis 27 Februari 2025.

Rombongan dari MTs DDI Labukkang diterima di Musala Al Adawiyah Kantor Kemenag Kota Parepare, tempat para santri banyak menghabiskan waktu dengan aktivitas keagamaan, baik salat berjamaah maupun murajaah Al-Qur’an.

Kunjungan ini diwujudkan dengan penyerahan bantuan sembako berupa beras, minuman, minyak goreng dan telur. Bantuan tersebut merupakan partisipasi sukarela dari warga MTs DDI Labukkang, sebagai bentuk kepedulian kepada sesama insan pendidikan khususnya pada lembaga tahfidz menjelang masuknya Ramadan.

Selain penyerahan bantuan, kunjungan juga diisi dengan ramah tamah dan diskusi edukasi termasuk kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan. Para guru juga berkesempatan melihat langsung aktivitas menghafal  Al-Qur'an para santri dan pembinaan karakter di lingkungan pondok.


Shadiq Muhammad Said selaku Pembina Pondok  Tahfidz "Dirozatul Qur'an wall Huffadz" menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan dari MTs DDI Labukkang terhadap para santri tahfidz.

“Kegiatan seperti ini merupakan langkah nyata sebagai bentuk sinergi yang positif antara madrasah dan pondok tahfidz, terima kasih atas kunjungan silaturahmi dan bantuannya, semoga ini menjadi amal jariah bagi kita,”ujarnya diaminkan semua yang hadir.

Dalam kunjungan tersebut, Siti Nurjannah selaku Koordinator kegiatan menyatakan rasa senangnya bisa bersilaturahmi dengan para santri. “Alhamdulillah kami sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan para santri, luar biasa semangatnya dalam menghapal, saya sangat terharu, semoga kelak mereka menjadi generasi yang cinta Al-Qur'an,”ungkapnya.

Salah seorang santri, Habibi yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan rasa syukurnya atas kunjungan dari MTs DDI Labukkang. “Alhamdulillah ini adalah kunjungan silaturahmi yang sangat indah, membuat kami lebih semangat dalam mempelajari Al-Quran,”.

Kunjungan silaturahmi meski nampak sederhana, namun dampaknya sangat besar baik bagi yang pengunjungi maupun yang dikunjungi. Tidak salah jika dalam agama Islam, menyambung tali silaturahmi disebut sebagai penyebab diluaskan rezki dan diberi umur panjang.(Rs/Wn)


Share:

MTs DDI Labukkang Susun Program Pembelajaran Khusus di Bulan Ramadan

 




Parepare, (Humas Parepare) - Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/ 2025 M, MTs DDI Labukkang menyusun program pembelajaran khusus yang mengedepankan nilai-nilai sosial dan praktik ibadah.

Hal tersebut disampaikan oleh Hermin, guru mata pelajaran Fiqih, selaku tim pelaksana kegiatan pembelajaran keagamaan, di hadapan semua siswa, sehari sebelum libur awal Ramadan, Rabu, 26 Februari 2025.

Lebih lanjut disampaikan bahwa setiap anak nantinya akan diberikan buku amaliah Ramadan sebagai catatan kegiatan siswa selama bulan Ramadan baik di sekolah maupun di rumah. Mereka akan mengisinya berupa ceklist harian yang harus diisi oleh siswa bersama orang tua, seperti catatan salat fardu, salat sunah, puasa dan ibadah lainnya.

Sementara itu, Kepala MTs DDI Labukkang, Sinar berharap bulan Ramadan ini menjadi momentum bagi siswa untuk lebih mendalami ajaran Islam, memperkuat karakter dan meningkatkan kepedulian sosial. “Semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi siswa,”ujarnya.

Putri Destiani salah seorang siswa, menyatakan rasa senang dengan kedatangan bulan suci Ramadan. “Alhamdulillah bulan Ramadan bulan penuh pengampunan, semoga dengan adanya kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan ini, kami bisa menjadi pribadi yang positif,”ungkapnya.

Pembelajaran bulan Ramadan akan dimulai pada tanggal 6 Maret 2025 sampai dengan 25 Maret 2025. Adapun kegiatan rutin yang telah ditentukan berupa salat duha berjamaah, zikir bersama dan tadarus, salat duhur berjamaah. Sedangkan materi keagamaan yang akan diberikan yakni taharah, salat, puasa, sedekah, dan haji/umrah, kajian Islam dan lain-lainnya

Selain kegiatan-kegiatan tersebut, pihak madrasah juga telah mengatur jadwal pembelajaran yang disesuaikan dengan suasana Ramadan.(Rs/Wn)

 

 

 

 

 


Share:

KKG MI Kota Parepare Gelar Rapat, Bahas Libur dan Pembelajaran di Bulan Ramadan

 



Parepare, (Kemenag Parepare) - Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) melakukan rapat guna membahas persiapan guru dan siswa dalam menghadapi libur dan pembelajaran di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kota Parepare pada Rabu, 26 Februari 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Hasan Basri; Pendamping Satuan Pendidikan (PSP) MI, Hj. Jamila dan Ismail; Ketua KKG MI Agusman Ta’ong; Kepala MI dan perwakilan Guru-Guru MI se-Kota Parepare.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Kanwil Kemenag Sulsel dalam hal ini Bidang Pendidikan Madrasah tentang libur dan pembelajaran di bulan Ramadan.

Menanggapi surat tersebut, Kasi Penmad, H Hasan Basri mengungkapkan bahwa perlu disusun program kegiatan dalam rangka memperdalam ilmu pengetahuan agama secara maksimal.

“Kita akan menyusun program kegiatan di bulan suci Ramadan dan ini akan menjadi rujukan di madrasah baik di tingat RA, MI, MTs dan MA dalam melakasanakan kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan,”ujarnya.


Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa guru tetap mengisi absensi Pusaka karena hanya siswa yang libur mulai tanggal 27 Februari s.d 5 Maret 2025. Siswa kembali masuk belajar di sekolah pada tanggal 6 Maret s.d 25 Maret 2025. Siswa kembali libur mulai tanggal 26 Maret s.d 8 April dan kembali masuk sekolah tanggal 9 Maret 2025.

Tidak hanya membahas libur dan pembelajaran di bulan Ramadan, pada pertemuan tersebut PSP Ismail kembali mengingatkan para kepala madrasah dan guru mengenai kelengkapan perangkat pembelajaran.

“Perangkat pembelajaran bagi seorang guru merupakan suatu kewajiban yang harus dimiliki sebagai pedoman dalam mengajar dan kepala madrasah harus turut membantu mengingatkan guru-guru agar melengkapi administrasi pembelajarannya,”ungkapnya.

Adapun PSP Hj. Jamila, menyinggung penyusunan soal Ujian Madrasah yang harus sesuai dengan pedoman. “Dalam penyusunan soal-soal Ujian Madrasah agar memperhatikan kisi-kisi soal yang telah dikirim dari Kemenag pusat sebagai acuan dalam menyusun soal ujian,”ujarnya.

Diketahui, pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) untuk tingkat MI dilaksanakan mulai tanggal 21 Maret s.d 9 April 2024 dengan dua kali ujian yaitu ujian praktik dan ujian tertullis.(Ismail/Wn)


Share:

Pantau Aktivitas Siswa di Bulan Ramadan, MTs DDI Labukkang Bagikan Buku Jurnal Harian

                                

                                                                                                                                  







Parepare, (Kemenag Parepare) – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah belajar di rumah selama tujuh hari pada awal Ramadan 2025, Guru MTs DDI Labukkang membagikan buku jurnal harian kegiatan siswa pada Rabu, 26 Februari 2025.

Para guru berperan aktif dalam menjelaskan tujuan dan manfaat jurnal harian ini, serta memberikan arahan mengenai cara pengisiannya.

Hasmaini, sebagai guru mata pelajaran bahasa Arab, menjelaskan bahwa selama pembelajaran di rumah semua siswa mendapat penugasan dari sekolah, yang termuat dalam jurnal hariannya.

“Serangkaian aktivitas yang dirancang khusus sebagai panduan belajar di rumah selama bulan Ramadan, yakni Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan makanan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat,"ujarnya.

Kepala Madrasah, Sinar menyatakan bahwa kegiatan pembelajaran di rumah secara mandiri dilaksanakan di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat.

“Pembelajaran di rumah dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Februari 2025, kemudian lanjut tanggal 3, 4 dan 5 Maret 2025. Buku jurnal harian yang telah diisi, nantinya akan dievaluasi oleh guru-guru,”jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, melalui jurnal harian ini diharapkan siswa dapat mengamalkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama bulan Ramadan tetapi juga setelahnya.(Rs/Wn)

 


Share:

Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kecamatan se-Kota Parepare

 



Parepare, (Humas Parepare) – Kantor Kementerian Agama Kota Parepare melalui seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar Pembukaan Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kecamatan se-Kota Parepare untuk musim haji tahun 1446 H/2025 M. Acara ini berlangsung di Aula Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Kota Parepare, Jl. Candana No. 22 pada Rabu, 26 Februari 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Seksi dan Penyelenggara, para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), para Kepala Madrasah Negeri, para penyuluh agama Islam serta jemaah haji Kota Parepare tahun 2025.

Ketua Panitia, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. M. Hasyim Usman, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji Kota Parepare tahun 2025 adalah 123 orang, terdiri dari 115 jemaah urut porsi dan 8 jemaah lanjut usia, serta terdapat 37 orang cadangan.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa bimbingan manasik haji ini dijadwalkan berlangsung sebanyak 8 kali pertemuan di tingkat kecamatan dan 2 kali pertemuan di tingkat kota. Pertemuan selanjutnya akan dilaksanakan setelah bulan suci Ramadan atau pada bulan April 2025.

H. M. Hasyim Usman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Kota Parepare, H. La Jami, yang juga merupakan Pembimbing Ibadah Kloter Kota Parepare. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada para jemaah haji yang telah dipilih oleh Allah Swt sebagai tamu-Nya pada tahun ini.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta memaksimalkan persiapan dengan mengikuti bimbingan manasik haji agar dapat memahami pelaksanaan ibadah haji dan umrah dengan baik.

Dengan adanya kegiatan bimbingan manasik haji ini, diharapkan para jemaah haji dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menjalankan ibadah haji dengan lancar dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam.(Jwd/Wn)


Share:

Ramah Tamah Purnabakti Sejoli Pendidik MAN 2 Kota Parepare

 


Parepare, (Humas Parepare) - Terhitung mulai bulan Maret 2025 terdapat sejoli, yaitu Hj. Hasnah Damis dan Hj. Hasnawati memasuki masa purnabakti alias pensiun sebagai Pendidik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare. 

Oleh karena itu, bertempat di Ruang Guru pada Rabu, 26 Februari 2025 diadakan ramah tamah purnabakti. Acara ini berlangsung sederhana tetapi dihadiri sebagian besar Pendidik dan Tenaga Kependidikan lainnya. Suasana haru bertaut tangis kebahagiaan pun turut memberi kesan dan kenangan bagi sejoli purnabakti tersebut. 

Pada gilirannya, keduanya bergantian menyampaikan kenangan mendidik generasi sukses selama bertugas di MAN 2 Kota Parepare. Sejoli Pendidik ini berterima kasih serta memohon maaf yang didahului kisah perjalanan dedikasinya sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris dan Sejarah Indonesia. Sesekali diusap lelehan air mata di kedua pipi masing-masing. 

Pelaksana Tugas Kepala Madrasah terenyuh pula saat mengungkapkan kesan dan pesan keberadaan serta kebersamaan sejoli di MAN 2 Kota Parepare. 

"Sejoli Pendidik yang purnabakti merupakan orang tua kami di MAN 2 Kota Parepare. Kami kadang bersenda gurau agar sejoli ini selalu semangat dan bahagia beraktivitas. 

Olehnya itu, kami memohon maaf apabila ada perbuatan dan perkataan yang kurang berkenan di hati selama berinteraksi di MAN 2 Kota Parepare. Terima kasih dan semoga ilmu amaliah kita semua bernilai ibadah serta diberkahi oleh Allah swt.," ungkap Suriyadi Mustamin. 

Purnabakti berarti istirahat dari dedikasi mengajar siswa untuk menikmati waktu luang yang penuh kebahagiaan bersama keluarga. Purnabakti adalah akhir catatan sejarah dedikasi seorang Guru Sejarah usia 60 tahun yang menjadi awal untuk mengukir dan menikmati sejarah hidup bersama keluarga. (Adi)

Share:

Porkopimda Plus Bersama Kemenag Parepare Bahas Persiapan Ramadan 1446 H

 




Parepare, (Kemenag Parepare) – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Plus menggelar rapat koordinasi yang melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Kementerian Agama Kota Parepare.

Rapat dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare pada Selasa, 25 Februari 2025 dengan agenda utama membahas persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Parepare menyampaikan arahan terkait lima poin penting yang perlu diperhatikan menjelang Ramadan. Pertama, mengantisipasi ketersediaan bahan pokok, sumber air bersih, listrik, gas LPG, BBM, serta pengendalian inflasi melalui monitoring pasokan. Kedua, kesiapan layanan darurat seperti dinas pemadam kebakaran, BPBD, call center 112, dan Puskesmas.

Poin ketiga yang tidak kalah pentingnya yakni menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, termasuk pengecekan barang kadaluarsa di pasaran. Keempat, pengendalian dan pengawasan tempat penjualan malam selama Ramadan. Kelima, hal-hal lain yang dianggap penting untuk kelancaran ibadah Ramadan.

Pada kesempatannya, Kakan Kemenag Parepare, H. Fitriadi menyampaikan terkait penentuan awal Ramadan dan kesiapan mubalig yang akan membawakan ceramah tarawih.

“Penentuan awal Ramadan akan dilakukan secara serentak sesuai dengan keputusan pemerintah pusat, setelah dilakukan sidang isbat,”ujarnya.

Kaitannya dengan penceramah Ramadan, ia menyampaikan bahwa Kementerian Agama Kota Parepare telah melakukan pembinaan terhadap para mubalig (penceramah) lokal untuk memastikan kesiapan mereka dalam memberikan ceramah tarawih. Namun, untuk penceramah dari luar kota, Kakan Kemenag meminta bantuan Kapolres Parepare untuk melakukan pengawasan guna memastikan materi ceramah sesuai dengan nilai-nilai keagamaan yang moderat.

Terkait judul ceramah, Kankemenag akan segera merampungkan daftar tema yang akan disampaikan oleh para dai selama Ramadan. Hal ini dilakukan untuk memastikan materi ceramah yang disampaikan relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun mengenai ketersediaan bahan pokok, Asisten Wali Kota Parepare melaporkan bahwa harga bahan pokok seperti daging sapi masih stabil di angka Rp125.000 per kilogram. Namun, harga bawang merah, bawang putih, dan cabai mulai mengalami kenaikan dan perlu diantisipasi. Pemerintah juga memastikan ketersediaan beras melalui Bulog, dengan stok mencapai 56 ribu ton, termasuk beras medium seharga Rp12.500 per kilogram.

Pertamina juga memastikan stok BBM dan LPG di Kota Parepare aman. Distribusi LPG mencapai 7.280 tabung per hari, sementara stok BBM di SPBU terus dipantau secara online untuk memastikan ketersediaan selama Ramadan.

Terkait pengamanan dan ketertiban, Kapolres Parepare menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan selama Ramadan, termasuk patroli di jam-jam rawan balap liar. Selain itu, Kejaksaan Negeri Parepare mengingatkan pentingnya operasi pengamanan untuk mengantisipasi gangguan keamanan, terutama di tempat-tempat wisata seperti Mattirotasi.

Dandim 1405 Parepare juga menyatakan kesiapan Kodim dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan. Sementara itu, Batalyon Brimob akan melakukan patroli untuk memastikan kegiatan balap liar tidak mengganggu ketenangan masyarakat.

Selain menjamin kekhusyukan umat muslim menjalankan ibadah, Pemerintah Kota Parepare juga akan menyemarakkan bulan Ramadan dengan menyiapkan 107 tenda untuk para pedagang, yang akan digunakan selama 21 hari. Biaya yang dikeluarkan meliputi sewa tenda, listrik, kegiatan, dan kebersihan. Selain itu, Dinas Pendidikan akan memberikan buku Amaliah Ramadan kepada siswa untuk memastikan kegiatan mereka selama Ramadan bermanfaat.

Rapat ini ditutup dengan harapan agar seluruh persiapan dapat berjalan lancar dan masyarakat Kota Parepare dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman.(Abul/Wn)


Share:

MTs DDI Lil Banat Juara 2 Lomba Debat "Pendidikan di Era Globalisasi"




Parepare, (Kemenag Parepare) - MTs DDI Lil Banat kembali menambah deretan prestasinya. Pada ajang Lomba Debat "Pendidikan di Era Globalisasi" yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 4 Parepare, MTs DDI Lil Banat berhasil meraih juara 2.

Lomba yang berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2025 ini diikuti siswa SMP/Madrasah se-Kota Parepare, bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan berpikir kritis para siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi.

Lomba dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 4 Parepare, Hamzah Wakkang, yang dalam sambutannya berharap ajang ini dapat membuka wawasan para siswa dan meningkatkan pemahaman mereka tentang tantangan serta peluang dalam dunia pendidikan modern.

Kompetisi berlangsung sengit dengan berbagai argumen kuat dari para peserta. Dewan juri yang menilai jalannya debat terdiri dari Sukmawati, Nurhidayah, dan St. Mardianah Syam.

Menariknya, dalam lomba ini MTs DDI Lil Banat yang baru pertama kali mengikuti ajang debat tingkat kota berhasil meraih juara 2.

Pembina MTs DDI Lil Banat, Husnaini, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian para santri dan berharap keikutsertaan ini menjadi awal bagi mereka untuk lebih percaya diri bersaing dengan sekolah unggulan lainnya serta semakin berkembang dalam keterampilan debat.

Salah satu peserta dari MTs DDI Lil Banat, Arumi, juga membagikan pengalamannya. “Mengikuti lomba debat ini adalah pengalaman yang sangat berharga karena tidak hanya mengasah kemampuan berbicara dan berpikir kritis, tetapi juga membuka wawasan tentang bagaimana pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman,”ungkapnya.

Dengan keberhasilan pelaksanaan lomba ini, diharapkan semakin banyak siswa yang termotivasi untuk mengembangkan kemampuan debat dan berpikir kritis mereka, sehingga siap menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi.(Mira)


Share:

Kemenag Parepare Gelar Fasilitasi dan Pembinaan Lembaga Zakat dan Wakaf

 


Parepare, (Humas Parepare) - Kantor Kementerian Agama Kota Parepare menggelar kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Lembaga Zakat dan Wakaf di Aula Kantor Kemenag Kota Parepare pada Rabu, 26 Februari 2025.

Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan zakat serta wakaf agar dapat memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

Hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, Kepala Kantor Kementerian ATR/BPN Kota Parepare, Kasubbagian TU Kantor Kemenag Kota Parepare yang kapasitasnya sebagai Ketua BWI Perwakilan Kota Parepare, dan Ketua Baznas.

Adapun peserta pada kegiatan ini yakni Kepala KUA se-Kota Parepare, perwakilan Penyuluh, Operator e-AIW, lembaga pengelola Zakat dan Nazhir Wakaf.

Kepala Kantor Kementerian ATR/BPN Kota Parepare, Ridwan Jali Nurcahyo menyambut baik langkah yang diambil oleh Kementerian Agama dalam kegiatan pembinaan lembaga zakat dan wakaf ini.

“Sebagai bukti serius dalam hubungan kerja sama ini, kami dari kantor ATR/BPN menyiapkan tim khusus terkait percepatan sertifikasi wakaf,”ujarnya.

Dalam pelaksanaannnya, Kantor ATR/BPN memfasilitasi semua pengelolaan wakaf untuk diproses secepat mungkin melalui tim khusus ini sehingga tidak melewati antrian di depan.

Kasubbag TU yang juga Ketua BWI Perwakilan Kota Parepare, H. Syaiful Mahsan menyampaikan bahwa ini adalah jalur khusus yang disiapkan oleh kantor ATR/BPN mengingat target yang diberikan oleh Kemenag  Kota Parepare untuk tahun 2025 sebanyak 15 lokasi yang harus disertifikat wakaf.

Sementara itu, Kakan Kemenag Parepare, H. Fitriadi dalam sambutannya, menyampaikan bahwa zakat dan wakaf menjadi persoalan penting yang harus dikawal secara serius.

“Pengumpulan zakat selama ini masih jauh dari yang diharapkan sementara kalau kita liat potensinya lumayan besar, ini karena pengumpulan zakat yang ada di Baznas belum maksimal termasuk dari lembaga-lembaga pengelola zakat yang lain seperti Lazismuz, Lazisnu, Kurir Langit, dan bangak lagi pengelola zakat lainnya. Kesemuanya itu harus melaporkan kegiatan pengumpulan dan pendistribusiannya kepada Baznas Kota Parepare agar direkap untuk dilaporkan ke pusat,”ungkapnya.


Terkait persoalan wakaf, Kakan Kemeng mengapresiasi Penyelenggara Zakat Wakaf Kantor Kemenag Parepare yang selama ini serius mengurusi percepatan sertifikasi tanah wakaf.

“Selama tahun 2024, Penzawa berhasil menerbitkan 9 sertifikat wakaf. Itu merupakan prestasi yang merupakan buah dari kerja kerasnya serta sinergitas dengan kantor ATR/BPN. Olehnya itu saya berharap ke depan kerja sama ini tetap berlanjut,”tandasnya.(Rifda/Wn)


Share:

Pontren DDI Lil Banat Parepare Terima SK Pesantren Ramah Anak

 


Parepare, (Humas Parepare) – Kementerian Agama terus berupaya menjadikan pesantren sebagai tempat belajar yang aman dan nyaman bagi santri. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan mengimplementasikan Program Pesantren Ramah Anak, sebagaimana diatur dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 1262 Tahun 2024 tentang Juknis Pengasuhan Ramah Anak di Pesantren.

Sebagai bagian dari program ini, Pondok Pesantren DDI Lil Banat Parepare resmi ditetapkan sebagai pesantren piloting melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Pesantren Ramah Anak oleh Kasi Pendidikan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Parepare, H. Hamka, pada Rabu, 26 Februari 2025.

Dalam sambutannya, Kasi Pontren Kemenag Kota Parepare, H. Hamka, menyampaikan harapannya agar predikat ini menjadi motivasi bagi pesantren dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik bagi santri.

"Pesantren Ramah Anak bukan sekadar label, tetapi sebuah komitmen nyata dalam menjaga hak-hak anak, memberikan pendidikan yang berkualitas, serta menciptakan suasana belajar yang penuh kasih sayang dan perlindungan. Saya berharap Pondok Pesantren DDI Lil Banat dapat menjadi contoh bagi pesantren lainnya dalam menerapkan prinsip-prinsip ramah anak, baik dalam pola pengasuhan, metode pembelajaran, maupun dalam interaksi sehari-hari," ujar H. Hamka.

Mewakili Pondok Pesantren DDI Lil Banat, Wakil Sekretaris Pondok, Amirah Rasyid, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama atas kepercayaan yang diberikan.

"Penunjukan ini merupakan sebuah amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pendidikan serta pengasuhan di lingkungan pesantren. Kami berkomitmen untuk menjadikan pesantren ini sebagai model dalam penerapan kebijakan yang mendukung perkembangan santri secara holistik, baik dari segi akademik, spiritual, maupun karakter,"ujarnya.

Ia juga berharap agar bimbingan dan arahan dari Kementerian Agama terus menguatkan langkah pesantren dalam menjalankan amanah ini. "Semoga upaya bersama ini membawa manfaat yang besar, tidak hanya bagi pesantren kami, tetapi juga bagi perkembangan pendidikan pesantren secara lebih luas," tambahnya.

Acara penyerahan SK ini turut dihadiri oleh Wakil Bendahara Pondok, Nurjanah sebagai perwakilan dari Pondok Pesantren DDI Lil Banat.

Dengan adanya program Pesantren Ramah Anak, diharapkan pesantren semakin menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal, sehingga mampu mencetak generasi yang berakhlakul karimah dan berdaya saing tinggi di masa depan.

Diketahui, Program Pesantren Ramah Anak ini bertujuan untuk:

       1.  Menjamin kesejahteraan anak secara rohani, jasmani, dan sosial.

       2.  Menjamin perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan pelecehan.

       3.  Menjamin pemenuhan hak-hak anak di lingkungan pesantren.

       4. Menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.(Mira/Wn)

 


Share:

Kakan Kemenag Parepare Hadiri Pelantikan Pengurus IKAKAS

 


Parepare, (Humas Parepare) - Pelantikan pengurus Ikatan Alumni dan Keluarga As'adiyah (IKAKAS) Kota Parepare berlangsung dengan penuh khidmat di Balai Ainun Kota Parepare pada Senin, 25 Februari 2025.

Acara ini menjadi momen penting bagi IKAKAS dalam memperkuat jalinan silaturahmi dan meningkatkan kontribusi terhadap masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Parepare yang diwakili Kepala Disperpus Kota Parepare yang memberikan sambutan hangat serta dukungan penuh bagi pengurus baru. Wali Kota menekankan pentingnya peran IKAKAS dalam pembangunan daerah dan menyampaikan harapannya agar pengurus baru dapat mengemban tugas dengan baik.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan IKAKAS yang disebut mampu menjadi mitra strategis dalam pengembangan pendidikan dan sosial keagamaan di Kota Parepare. “Kami mendukung penuh berbagai inisiatif yang dilakukan oleh IKAKAS dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan membangun generasi yang berakhlak mulia,”ungkapnya.

Hadir juga Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi, yang memberikan motivasi dan arahan kepada para pengurus. Ia berharap agar IKAKAS dapat berperan aktif dalam memajukan kegiatan keagamaan dan sosial di Parepare, serta selalu menjaga soliditas organisasi.

Ia mengapresiasi peran IKAKAS dalam mendukung pendidikan Islam serta membangun generasi muda yang berakhlakul karimah. “IKAKAS memiliki peran penting dalam membimbing dan membangun masyarakat berbasis nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Kami berharap organisasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat besar bagi umat,”ungkapnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala KUA se-Kota Parepare, beberapa organisasi Islam seperti DDI, ICMI, dan Muhammadiyah, serta para sesepuh As'adiyah. Kehadiran mereka menambah semarak dan kekhidmatan acara pelantikan ini, sekaligus memperkuat jaringan kerja sama antara berbagai elemen masyarakat.

Prosesi pelantikan dilakukan dengan khidmat oleh Prof. H. Andi Marjuni, selaku Sekjen As'adiyah IKAKAS. Ia mengucapkan ikrar dan sumpah jabatan yang diikuti oleh pengurus baru, menandai dimulainya masa bakti mereka. Suasana haru dan semangat terlihat di wajah para pengurus baru, yang siap untuk bekerja demi kemajuan IKAKAS.

Setelah prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan diskusi antara pengurus baru dan para tamu undangan. Diskusi ini bertujuan untuk menyusun rencana kerja dan program-program unggulan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Berbagai ide dan masukan disampaikan untuk mencapai visi bersama.

Dengan berakhirnya acara pelantikan ini, diharapkan pengurus baru IKAKAS Kota Parepare dapat segera bergerak dan menjalankan program-program yang telah direncanakan. Dukungan dan sinergi dari berbagai pihak akan menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan IKAKAS.(Ul/Wn)

 


Share:

Upacara Persembahan Terakhir dari Santri Kelas XII MA Al Mustaqim

 




Parepare, (Kemenag Parepare) – Pondok Pesantren Al Muatqim kembali menggelar Upacara Bendera yang diikuti seluruh guru dan santri pada Senin, 24 Februari 2025.

Bagi siswa kelas XII MA Al Mustaqim, upacara kali ini menjadi upacara terakhir mereka sebagai santri di Pondok Pesantren Al Mustaqim.

Petugas upacara diambil alih oleh santri kelas XII sebagai persembahan terakhir mereka sebelum lanjut ke jenjang pendidikan selanjutnya.

Upacara berlangsung khidmat, petugas upacara yang ditandai dengan pemakaian salempang menunjukkan penampilan terbaiknya. Bertindak sebagai Pembina apel yaitu Pimpinan Pondok, Abdullah Hamzah dan diikuti oleh semua dewan guru.

Dalam arahannya sebagai Pembina Apel, Abdullah Hamzah menyampaikan rasa bangga kepada seluruh santri MA yang ibaratnya sudah hampir tiba di pulau harapan.

Saya sangat bangga kepada Anak-anakku yang sudah berjuang dengan sungguh-sungguh menimba ilmu di Pondok ini, jangan lupa siapkan dirinya menghadapi ujian mendatang, semoga Allah memberikan berkah-Nya dan perjuangan Kalian semua bernilai ibadah di sisi Allah.

Semoga Kalian semua bisa lanjut keperguruan tinggi idaman Nak, jangan pernah berhenti sampai cita-cita tercapai, kejar dan gapai harapan dan pantang mundur,”tegas Abdullah Hamzah dengan gaya orator menyemangati para hadirin.


Di tengah kerumunan siswanya, Kepala MA Al Mustaqim, Amriani menyampaikan harapan dan doanya, semoga semua santri kelas XII MA bisa mengikuti semua tahapan ujian sampai selesai.

“Saya berharap buat kita semua untuk tetap fokus, setelah melewati ujian praktik jangan lupa berdoa dan ikhtiar, persiapkan diri Kalian untuk menghadapi ujian tanggal 10 - 17 Maret mendatang. Semoga semua bisa sukses,”ujarnya.

Untuk informasi, sesuai rencana Pontren Al Mustaqim akan mengadakan kegiatan zikir dan buka puasa bersama di Pontren Al Mustaqim.(Nanang/Wn)


Share:

‘Last Ceremony’ Kelas XII MAN 1 Kota Parepare: Perpisahan Penuh Makna dan Harapan

 


Parepare, (Humas Parepare) - Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti halaman MAN 1 Kota Parepare saat siswa kelas XII menggelar ‘Last Ceremony’, sebuah momen perpisahan menjelang kelulusan.

Acara yang berlangsung pada Senin, 24 Februari 2025 ini diawali dengan upacara bendera yang berlangsung khidmat, dipimpin oleh siswa kelas 12 yang tergabung dalam angkatan "Glorious Generation".

Sebagai simbol perpisahan yang penuh makna, seluruh petugas upacara berasal dari siswa kelas XII. Mereka menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan keseriusan, mulai dari pemimpin upacara, pembawa teks UUD 1945, pembaca doa, hingga petugas lainnya. Upacara yang digelar di lapangan utama madrasah ini berlangsung dengan lancar dan menghadirkan nuansa haru bagi seluruh peserta.

Setelah upacara, suasana semakin hangat dengan sesi foto bersama. Momen ini menjadi ajang bagi para siswa untuk mengabadikan kebersamaan sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mengenakan seragam terbaik mereka, para siswa tampak antusias berfoto dengan teman-teman serta guru yang selama ini telah membimbing mereka.

Siti Nurrahmaniah Ridwan, siswa kelas XII IPA 2, menjelaskan bahwa "Glorious Generation" dipilih sebagai nama angkatan mereka untuk melambangkan semangat, kebersamaan, serta perjuangan dalam menempuh pendidikan di MAN 1 Kota Parepare.

"Kami ingin nama ini menjadi pengingat bahwa kami pernah bersama dalam perjalanan ini, saling mendukung, dan siap menghadapi masa depan dengan optimisme," ujarnya.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan pesan inspiratif dari Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar seluruh siswa kelas XII tetap berjuang meraih impian dan menjaga nama baik almamater.

"Kami sangat bangga dengan dedikasi dan semangat yang ditunjukkan oleh Glorious Generation. Semoga Kalian dapat terus mengembangkan potensi dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat," tuturnya.

Sebagai langkah awal menuju fase kehidupan berikutnya, ‘Last Ceremony’ bukan hanya sekadar perpisahan, tetapi juga momentum untuk mengenang perjuangan dan persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun di bangku madrasah. Semoga semangat dan kebersamaan yang tercipta dalam acara ini menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berkarya dan berkontribusi di masa depan.(Akbar/Wn)








Share:

KUA Ujung Gelar Rapat Koordinasi, Bahasa Implementasi Program Asta Aksi

 


Parepare, (Humas Parepare) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ujung menggelar Rapat Koordinasi untuk membahas tentang implementasi Program Asta Aksi yang diinisiasi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, 25 Februari 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan memastikan pelaksanaan program berjalan lancar dan sesuai dengan rencana.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Ujung Kota Parepare, Sabrullah; para Penyuluh; Penghulu; dan seluruh Pelaksana KUA Ujung untuk membicarakan program-program yang telah ditetapkan.

Dalam rapat tersebut, Zainal Abidin bertindak sebagai moderator, sementara Iriani Ambar menjadi narasumber yang menjelaskan secara detail tentang program Asta Aksi. Program-program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan meningkatkan kinerja KUA.

Dalam sambutannya, Kepala KUA Ujung memberikan penguatan tentang dasar pelaksanaan dari program Asta Aksi. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan keterlibatan semua pihak dalam menjalankan program ini. "Setiap anggota harus ikut andil sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing untuk mencapai hasil yang optimal," ujar Sabrullah.


Para peserta rapat tampak antusias dan berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program Asta Aksi. Mereka berdiskusi secara aktif dan memberikan masukan yang konstruktif untuk menyempurnakan program tersebut. Hal ini menunjukkan semangat dan dedikasi para pegawai KUA dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Kepala KUA juga mengapresiasi peran serta semua pihak dalam menyukseskan program Asta Aksi. Ia berharap program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kecamatan Ujung. "Mari kita bersama-sama wujudkan visi misi ini dengan penuh semangat dan dedikasi," tambahnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam menjalankan program Asta Aksi. Dengan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan di KUA Ujung.(Ali/Wn)


Share:

Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Jemaah, PHU Kemenag Parepare Awasi PPIU

 



Parepare, (Humas Parepare) – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. M. Hasyim Usman, bersama Staf pelaksana melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Kota Parepare, Selasa, 25 Februari 2025.

Pada kesempatan tersebut, terdapat dua PPIU yang dipantau yakni Kantor Cabang PT. Nabila Amaliyah Kota Parepare yang berlokasi di Jl. Andi Cammi serta Kantor Pusat PT. Zakiah Dina Tayyibah di Jl. Jend. Ahmad Yani No. 190 KM. 3 Kota Parepare.

Di PT. Nabila Amaliyah, tim pemantau diterima oleh H. Muh. Sahirman selaku bagian pemasaran, sementara di PT. Zakiah Dina Tayyibah, rombongan diterima oleh Dr. Putri Dewi yang menjabat sebagai Sekretaris Direktur.

Dalam kesempatan tersebut, H. M. Hasyim Usman menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah umrah merupakan bagian dari pelayanan keagamaan yang memerlukan pengawasan ketat guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan jamaah. “Pemerintah, melalui Kementerian Agama, bertanggung jawab untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap PPIU guna mencegah terjadinya pelanggaran, penipuan, atau penyalahgunaan wewenang,”ujarnya.

Pemantauan ini didasarkan pada Peraturan Menteri Agama No. 5 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah dan Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus.

Dr. Putri Dewi menyampaikan bahwa sebagai salah satu penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji, PT. Zakiah Dina Tayyibah sangat mendukung upaya pemantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh Kementerian Agama.

“Kami percaya bahwa pengawasan yang ketat dan transparan sangat penting untuk menjaga kualitas layanan dan keamanan jamaah. Kami juga merasa terbantu dengan adanya pengawasan yang objektif, karena ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas layanan kami secara berkelanjutan,” ujarnya.

Pemantauan dan pengawasan ini merupakan langkah penting dalam menjamin kualitas layanan ibadah umrah di Kota Parepare. Diharapkan dengan adanya pengawasan yang ketat, penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.(Jwd/Wn)


Share:

Definition List

Unordered List