--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

19 Siswa MA DDI Lil Banat Lulus Seleksi pada Jalur SPAN-PTKIN 2025



Parepare, (Kemenag Parepare) - Madrasah Swasta Aliyah DDI Lil Banat berhasil menunjukkan prestasi gemilang setelah sejumlah siswinya diterima melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional SPAN-PTKIN tahun 2025 setelah sebelumnya 4 siswi lulus pada jalur SNBP.

Keberhasilan ini menambah deretan pencapaian madrasah yang terus berkomitmen untuk menghasilkan generasi cerdas dan berkompeten di dunia pendidikan.

Kepala Madrasah Aliyah DDI Lil Banat mengungkapkan rasa syukurnya atas kelulusan siswi yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SPAN.

“Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas pendidikan di madrasah swasta kami mampu bersaing di tingkat nasional. Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh para siswi ini,” ujar Herfina, Jumat, 28 Maret 2025.

Prestasi tersebut juga menunjukkan dedikasi para guru, wali kelas dan staf pengajar yang telah bekerja keras dalam membimbing siswa agar siap menghadapi ujian dan seleksi akademik yang ketat. Keberhasilan ini semakin memperkokoh reputasi Madrasah Aliyah DDI Lil Banat sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai moral.

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (SPAN-PTKIN) merupakan salah satu jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang sangat kompetitif. Keberhasilan siswa-siswa madrasah di jalur ini menjadi bukti nyata dari kualitas pendidikan yang diberikan, serta dedikasi dan semangat tinggi para siswi dalam meraih cita-cita.

Tidak hanya kepada siswi yang lulus, pihak madrasah juga mengapresiasi kerja keras orang tua dan seluruh tenaga pendidik yang telah memberikan bimbingan dan arahan.

Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja sama antara siswa, orang tua, dan pihak madrasah yang senantiasa mendukung perkembangan dan pembelajaran.

Untuk para siswi yang belum berhasil, madrasah juga mengingatkan agar tidak putus asa dan terus berusaha, karena perjalanan pendidikan masih panjang dan penuh dengan peluang.

Dengan kelulusan ini, diharapkan para siswi yang diterima dapat terus mengembangkan potensi diri dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui ilmu yang didapat di perguruan tinggi.

Madrasah Aliyah DDI Lil Banat akan selalu mendukung dan memberikan doa terbaik bagi kesuksesan para alumninya.

Terdapat 19 Siswi yang lolos dari 36 Siswi yang mendaftar. Berikut nama-nama siswi yang lulus pada sejumlah perguruan tinggi ternama:

          1. Multita Jasmin Jurusan Tasawuf dan psikoterapi UIN Raden Fatah Palembang

          2. Husnul Mufidah Jurusan Bahasa dan Sastra Arab UIN Alauddin Makassar

          3. Husnul Khatimah jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Alauddin Makassar

         4.  Nur Sazkia R, Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Alauddin Makassar

          5. Reski Jurusan Manajemen Pendidikan Islam UIN Alauddin Makassar

          6. Kaamilah Zahrah Yunus Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Alauddin Makassar

          7. Nurul Izzah Jurusan Bahasa dan Sastra Arab UIN Alauddin Makassar

          8. Nurul Aini Muthmainnah HS Jurusan Studi Agama UIN Alauddin Makassar

          9. Helwi jurusan Manajemen haji dan Umroh UIN Alauddin Makassar

       10.  Fitri Asma Latifah Jurusan Ilmu Hadits UIN Alauddin Makassar

       11.  Alifiyah Rahmah Jurusan Jurnalistik Islam IAIN Parepare

       12.  Auliya Wardana Jurusan Akuntansi Syariah IAIN Parepare

       13.  Keyla Ramadhanti Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Parepare

       14.  Nur Afni Amalia Jurusan Tata Negara (Siyasah) IAIN Parepare

       15.  Nur Mutiara Jurusan Pariwisata Syariah IAIN Parepare

       16.  Putri Juliana Jurusan Manajemen Keuangan Syariah IAIN Parepare

       17.  Nurhikmah D, Jurusan Pariwisata Syariah IAIN Parepare

       18.  Nurul Hikmah Jurusan Bahasa Arab IAIN Parepare

       19.  Adelia melani Jurusan Sastra Arab IAIN Parepare.(Lela)

Share:

4 Siswa MA DDI Lil Banat Lulus pada Jalur SNBP 2025

 

Paepare, (Kemenag Parepare) – Empat siswa Madrasah Aliyah DDI Lil Banat berhasil lulus dan diterima melalui jalur prestasi pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa siswa madrasah baik negeri maupun swasta mampu bersaing dengan siswa dari sekolah-sekolah ternama lainnya untuk masuk ke perguruan tinggi ternama di sejumlah wilayah. Hal ini juga menjadi bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, dan prestasi yang telah diraih oleh para siswa dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Adapun yang lulus yakni Keyla Ramadhanti dan Auliya Wardani Jurusan Sains Data di Institut B.J. Habibie Parepare, Nur Sazkia R Jurusan Sastra Arab di UNHAS Makassar dan Atirah Sumayyah Jurusan DKV Institut Teknologi Kalimantan.

Keluarga besar Madrasah Aliyah DDI Lil banat dengan bangga mengucapkan selamat kepada para siswa yang berhasil lulus. Secara khusus, Kepala Madrasah Herfina turut memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa yang telah sukses melalui jalur SNBP, sebuah jalur seleksi yang memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri.

“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kami bangga dengan perjuangan dan usaha Kalian. Semoga kelulusan ini dapat menjadi batu loncatan untuk masa depan yang lebih cerah,” ujarnya, Jumat, 28 Maret 2025.

Selain itu, para guru dan staf madrasah juga mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas keberhasilan para siswa.

“Kami melihat mereka tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Keberhasilan ini adalah hasil dari kolaborasi antara siswa, guru, dan orang tua yang mendukung setiap langkah mereka,” kata Nahriah.

Selamat kepada para siswa yang telah berhasil meraih prestasi gemilang ini. Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari kesuksesan yang lebih besar di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Keluarga besar Madrasah Aliyah DDI Lil Banat akan selalu mendukung dan mendoakan para siswa untuk terus berkarya dan berprestasi di masa depan.(Lela/Wn)


Share:

Muhammad Zidane Safri, Siswa MAN 1 Kota Parepare Lulus Seleksi PEM Akamigas

 

Parepare, (Kemenag Parepare) – Kabar membanggakan kembali datang dari MAN 1 Kota Parepare. Muhammad Zidane Safri, siswa kelas XII IPA 2, berhasil lulus seleksi masuk Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas untuk tahun akademik 2024/2025. Ia diterima di program studi Logistik Minyak dan Gas, salah satu program unggulan dengan persaingan ketat dan prospek karier yang cerah di sektor energi nasional.  

Keberhasilan Zidane menembus seleksi ketat ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan penuh dari keluarga dan pihak madrasah. Persiapan matang yang dilakukan sejak awal menjadi kunci utama keberhasilannya dalam meraih kursi di perguruan tinggi bergengsi tersebut.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Terima kasih kepada guru-guru di MAN 1 Kota Parepare yang telah membimbing dan mendukung saya selama ini. Saya berharap bisa belajar dengan baik di PEM Akamigas dan nantinya berkontribusi dalam sektor energi Indonesia,” ungkap Zidane penuh semangat.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, turut mengapresiasi prestasi Zidane dan berharap keberhasilannya menjadi inspirasi bagi siswa lainnya.

“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa MAN 1 Kota Parepare mampu bersaing di tingkat nasional. Semoga Zidane sukses dalam pendidikannya dan prestasi ini memotivasi siswa lain untuk terus berjuang meraih cita-cita mereka,”ujarnya, Jumat, 28 Maret 2025.

Wali Kelas XII IPA 2, Hj. Hamsiah, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap Zidane yang dikenal sebagai siswa disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat belajar tinggi.

“Zidane selalu menunjukkan ketekunan dalam setiap pelajaran dan memiliki kepedulian terhadap teman-temannya. Kami semua bangga dengan pencapaiannya, dan saya yakin dia akan sukses di masa depan,” tuturnya.

PEM Akamigas adalah perguruan tinggi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berfokus pada pendidikan di bidang energi dan mineral. Program studi Logistik Minyak dan Gas yang akan dijalani Zidane membekalinya dengan keterampilan dalam pengelolaan rantai pasok industri sektor migas yang memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional.

Prestasi ini bukan hanya membanggakan bagi Zidane dan keluarganya, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar MAN 1 Kota Parepare. Semoga keberhasilan ini menjadi awal perjalanan gemilang bagi Zidane dalam dunia profesional di masa depan.(Akbar/Wn)


Share:

Siswa MAN 1 Kota Parepare Lulus Jalur SPAN-PTKIN 2025, Kelulusan Capai 95,45%




Parepre, (Kemenag Parepare) - MAN 1 Kota Parepare kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia pendidikan. Sebanyak 21 siswa madrasah ini berhasil lulus dalam Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2025.

Pengumuman resmi kelulusan dirilis pada Kamis, 27 Maret 2025, setelah melalui proses seleksi yang ketat dan kompetitif, melibatkan ribuan peserta dari berbagai madrasah dan sekolah di seluruh Indonesia.

Dari total 22 siswa MAN 1 Kota Parepare yang mendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN, 21 siswa berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ternama di Indonesia. Dengan tingkat kelulusan mencapai 95,45%, pencapaian ini menjadi bukti nyata kualitas akademik serta daya saing siswa madrasah ini di tingkat nasional.

Adapun sebaran perguruan tinggi tujuan para siswa yang lolos adalah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta: 1 siswa, IAIN Lhokseumawe, Aceh: 1 siswa, UIN Alauddin Makassar: 1 siswa dan IAIN Parepare: 18 siswa.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian luar biasa ini. “Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan disiplin para siswa, didukung oleh bimbingan intensif dari para guru serta peran aktif orang tua. Kami berharap mereka dapat terus berkembang dan meraih kesuksesan di jenjang pendidikan tinggi,” ungkapnya.

SPAN-PTKIN sendiri merupakan jalur seleksi nasional masuk PTKIN yang didasarkan pada prestasi akademik tanpa melalui ujian tulis. Proses seleksi mempertimbangkan nilai rapor serta berbagai pencapaian akademik siswa selama menempuh pendidikan di madrasah atau sekolah.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi MAN 1 Kota Parepare sebagai madrasah unggulan yang berkomitmen mencetak lulusan berkualitas dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus berusaha meraih cita-cita melalui jalur pendidikan yang gemilang.(Akbar/Wn)




Share:

Hari Terakhir Berkantor Jelang Libur Idul Fitri, Kakan Kemenag Parepare: Maaf Lahir dan Batin



 

Parepare, (Kemenag Parepare) – Sebagai manusia biasa, tentunya kita semua memiliki salah dan dosa baik dosa kepada Allah maupun dosa kepada sesama manusia, namun sebaik-baik manusia adalah yang mau bertaubat dan memperbaiki diri. Dosa kepada Allah dapat diampuni jika manusia bertaubat, namun dosa kepada manusia akan diampuni dengan saling bermaafan.

“Saya selaku Kepala Kantor mewakili rekan-rekan minta maaf jika sekiranya selama ini ada perbuatan ataupun kata-kata yang salah dan menyinggung perasaan Kalian sebagai pegawai. Mari kita saling bermaafan agar kita kembali ke fitrah suci lahir dan batin setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh,”ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare.

Ungkapan tersebut disampaikan pada momen Apel sore yang dirangkaikan dengan silaturahmi antara semua pegawai menjelang libur lebaran.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Parepare pada Kamis, 27 Maret 2025 bertepatan dengan 27 Ramadan 1446 H tersebut dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Pendamping Satuan Pendidikan (PSP) Madrasah maupun PAI dan seluruh pegawai baik ASN maupun Non-ASN Kantor Kemenag Kota Parepare.

Lebih lanjut ia menyampaikan agar tidak ada lagi pegawai yang menambah libur dan mengimbau agar semua pegawai masuk kantor pada tanggal 8 April 2025.

Pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag mengingatkan bahwa tidak ada lagi jadwal WFH dan WFO, semua pegawai harus masuk kantor sebagaimana biasanya setelah lebaran. Jadwal WFH setiap Jumat sesuai edaran pun akan dievaluasi, mengingat pelayanan dan aktivitas kurang maksimal dengan adanya jadwal WFH.

Mengingat libur lebaran ini cukup lama, ia pun mengingatkan agar keamanan kantor dijaga dan semua akses masuk ruangan diperhatikan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan diakhiri dengan saling bersalaman dan bermaafan atas segala salah dan khilaf dengan harapan dapat kembali fitrah suci dari dosa antara sesama.(Wn)

Share:

108 Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare Lulus Jalur SPAN-PTKIN dan Prestasi Poltekkes

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Sebagaimana kita ketahui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) dapat diikuti melalui berbagai jalur. Satu di antaranya dikenal dengan istilah jalur Prestasi, seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP); Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), maupun jalur Prestasi Politeknik Kesehatan (Poltekkes).

Jikalau sepekan sebelumnya pengumuman SNBP telah dirilis maka pada 27 Maret 2025 giliran SPAN-PTKIN dan jalur Prestasi Poltekkes secara resmi diumumkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Alhasil, tercatat ada 103 Siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare yang dinyatakan lulus seleksi calon penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SPAN-PTKIN serta 5 lainnya lulus jalur Prestasi Poltekkes. 

Hal itu dirinci oleh Najamuddin selaku Tim Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) MAN 2 Kota Parepare ketika dikonfirmasi oleh tim redaksi. 

"SNPMB tahun 2025 ini tercatat ada 103 Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare yang lulus jalur SPAN-PTKIN.  dan 5 siswa lulus jalur Prestasi Poltekkes. Sebelumnya, ada 27 siswa yang lulus jalur SNBP.

Sebaran kelulusannya, 79 siswa di IAIN Parepare; 18 siswa di UIN Alauddin Makassar; 1 siswa di UIN Malang; 3 siswa di UIN Lhoksemawe; 1 siswa di STAIN Bengkalis; 1 siswa di STAIN Majene; dan 5 siswa lainnya di Poltekkes Makassar," rincinya membenarkan.

Lebih jelasnya, dari total 226 Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare T.P. 2024/2025, terdapat 91 siswa yang layak/memenuhi syarat mengikuti jalur prestasi (tanpa tes) dimaksud, dan 135 berhasil lulus. Berarti, angka kelulusan ini berada pada kisaran 60%. Selamat, Sukses, dan insya Allah berkah! (Adi)

Share:

Komitmen Kemenag Parepare Kawal Program Percepatan Pensertifikatan Tanah Wakaf

 



Parepare, (Kemenag Parepare) - Ketua Tim Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muhammad Nur beserta staf melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama Kota Parepare pada Rabu, 26 Maret 2025.

Kedatangan tim dari Kanwil tersebut bermaksud untuk melakukan monitoring terkait tindak lanjut dari penandatanganan MoU tentang pembentukan tim Terpadu Percepatan Pensertifikatan Tanah Wakaf.

Tim monitoring diterima oleh Kakan Kemenag Kota Parepare, H. Fitriadi didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Syaiful Mahsan dan Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Rifdaningsi di ruang kerja kepala kantor.

Kakan Kemenag Parepare menyambut baik kehadiran tim monitoring dalam rangka untuk memastikan bahwa proses sertifikasi tanah wakaf berjalan dengan baik dan sedapat mungkin sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa wakaf memiliki peran penting dalam pengembangan kesejahteraan umat, baik untuk tempat ibadah, pendidikan, sosial maupun kepentingan umum lainnya. Oleh karena itu kepastian hukum terhadap tanah wakaf melalui sertifikasi tanah wakaf menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari potensi sengketa di kemudian hari,”ujar Kakan Kemenag.

Di Kota Parepare ini, lanjut Kakan Kemenag, kami terus berupaya mendukung program ini melalui kerja sama dengan berbagai pihak yaitu Kantor Pertanahan Nasionsl, Badan Wakaf Indonesia serta para Nadzir dan masyarakat.

Ketua Tim Pemberdayaan Zakat dan Wakaf mengatakan bahwa melalui monitoring ini kita dapat mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi oleh kabupaten/kota mulai dari proses penerbitan AIW hingga terbitnya sertifiktat wakaf, serta mencari solusi terbaik guna mempercepat realisasi program ini. “Semoga upaya kita dalam menjaga dan mengamankan aset wakat menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,”ujarnya.

Sementara itu, Penzawa, Rifdaningsi menyampaikan bahwa dalam program percepatan pensertifikatan tanah wakaf ini, Kemenag Kota Parepare diberi target sebanyak 15 lokasi wakaf yang harus disertifikat dan saat ini sudah 4 lokasi dalam proses pensertifikatan.

“Untuk saat ini sudah ada 4 lokasi wakaf yang sudah terbit AIW-nya dan berkasnya sudah terdaftar di kantor pertanahan, sisa menunggu proses penyelesaian sertifikat untuk selanjutnya dijadwalkan penyerahan sertifikat wakafnya,”ujarnya.

Penzawa beromitmen untuk terus mengawal program ini hingga semua lokasi tanah wakaf dapat memperoleh sertifikatnya.

“Insya Allah kami senantiasa berkomitmen untuk mengawal lokasi-lokasi wakaf yang belum ber-AIW untuk diterbitkan AIW-nya sehingga dapat diproses sertifikat wakafnya. Dengan demikian target yang telah ditetapkan dapat dicapai Insya Allah,”tandasnya.(Rifda/Wn)


Share:

Kakan Kemenag Serahkan SK Pelaksana Tugas Kepala MAN 2 Kota Parepare yang Baru

 


Parepare, (Kemenag Parepare) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Fitriadi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Hj. Darna Daming sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare yang baru. 

Momen yang disaksikan langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara Kantor Kemenag Kota Parepare, Pengawas Tingkat Madrasah Aliyah, serta Kepala Madrasah Negeri ini tersaji di Ruang Rapat Kantor Kemenag Kota Parepare pada Selasa, 25 Maret 2025.

Kakan Kemenag Kota Parepare dalam arahannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Plt. Kepala MAN 2 Kota Parepare sebelumnya, yakni Suriyadi Mustamin atas pendampingannya selama mengemban amanah tersebut. 

"Sehubungan surat pengunduran diri Suriyadi Mustamin sebagai Plt. Kepala Madrasah karena alasan sakit, praktis kepemimpinan di MAN 2 Kota Parepare tidak bisa terlaksana dengan baik. Dengan demikian, perlu ditunjuk Plt. Kepala Madrasah yang siap dan dianggap kompeten untuk memanajemeni MAN 2 Kota Parepare hingga ada yang definitif. 

Terima kasih tentunya saya sampaikan kepada Suriyadi Mustamin atas pendampingannya selama mengemban amanah Plt. Kepala MAN 2 Kota Parepare yang saya nilai sukses dengan berbagai koordinasi dan solusi terbaik. Begitu pula kepada Hj. Darna Daming atas kesiapannya melanjutkan tongkat estafet Plt. Kepala MAN 2 Kota Parepare," ucap H. Fitriadi kemudian menyerahkan SK tersebut. (Adi)


Share:

Penggalang Parepare Gelar Aksi Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, para Penggalang di Kota Parepare menginisiasi kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama. Kegiatan ini meibatkan berbagai sekolah di antaranya: MTs Negeri Kota Parepare, MTs Lil Banat, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Islam Terpadu Darul Qur'an Madani.

Aksi sosial yang dilaksanakan pada Selasa, 25 Maret 2025 ini diawali dengan pembagian 100 kotak takjil di depan gerbang Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare. Antusiasme masyarakat terlihat jelas ketika para penggalang membagikan takjil kepada para pengguna jalan dan warga sekitar. Inisiatif ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan pelajar.

Setelah berbagi takjil, para peserta melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama di MAN 1 Kota Parepare. Suasana keakraban terpancar saat mereka menikmati hidangan berbuka, mempererat silaturahmi, dan berbagi pengalaman antarsekolah. Momen ini menjadi sarana efektif dalam membangun solidaritas dan kekompakan generasi muda Parepare.

Menariknya, dalam kegiatan ini, para peserta sepakat untuk menjadikan MAN 1 Kota Parepare sebagai pusat kegiatan bagi Penggalang di kota ini. Keputusan ini didasarkan pada ketersediaan fasilitas yang memadai serta dukungan penuh dari pihak madrasah dalam pengembangan kegiatan kepramukaan dan sosial.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif ini. "Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena tidak hanya memperkuat rasa kepedulian sosial, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong-royong di kalangan pelajar. MAN 1 Kota Parepare siap menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Salah satu peserta dari MTs Negeri Kota Parepare, Riad, mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut serta dalam kegiatan ini. "Saya sangat senang dapat berpartisipasi. Selain berbagi dengan masyarakat, kami juga bisa menjalin persahabatan dengan teman-teman dari sekolah lain. Semoga acara seperti ini dapat terus diadakan setiap tahun," katanya dengan penuh semangat.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, terutama dalam momentum-momentum istimewa seperti bulan Ramadan. Dengan semangat gotong-royong, para Penggalang Parepare membuktikan bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kunci dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan inklusif.(Akbar/Wn)


Share:

Lawazis DDI Kota Parepare Distribusikan Zakat Fitrah kepada Guru dan Siswa Madrasah

 

Parepare, (Kemenag Parepare) - Lembaga Wakaf, Zakat, Infak dan Shadaqah (Lawazis) DDI Kota Parepare mendistribusikan Zakat Fitrah dan Fidyah kepada 15 guru dan 22  siswa dari sejumlah madrasah lingkup Kementerian Agama  Kota Parepare.

Pendistribusian Zakat Fitrah dan Fidyah tersebut digelar di MTs DDI Labukkang pada Selasa, 25 Maret 2025, bertepatan dengan 25 Ramadan 1446 H.

Kegiatan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh para Pengurus Lawaziz, guru-guru, siswa penerima zakat fitrah dan orang tua/wali siswa.

Acara dibuka oleh Kepala MTs DDI Labukkang, Sinar yang dalam pengarahannya, ia menjelaskan bahwa dalam membagikan zakat tidak boleh sembarangan dan harus tepat jumlahnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dalam Islam sudah diatur golongan yang berhak menerima yakni: fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gahrim, fii sabilillah, ibnu sabil.

Zakat fitrah dan fidya berupa beras dan uang, diserahkan oleh Pengurus Lawazis DDI dan Pengurus Daerah DDI dan diterima oleh guru-guru dan siswa yang didampingi oleh orang tua masing-masing.

Pengurus Daerah DDI, Mujahidin yang mewakili Sekretaris Lawaziz dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasihnya atas penyaluran zakat fitrah kepada warga masyarakat khususnya warga DDI.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu bentuk perhatian besar pengurus DDI kepada masyarakat. “Hal ini semata-mata sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Lawazis DDI terhadap masyarakat, khususnya kepada guru-guru dan siswa yang membutuhkan,”ujarnya.

Para penerima zakat fitrah sangat gembira dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Lawaziz DDI. Muhammad Duha salah seorang siswa menyatakan rasa syukurnya. "Alhamdulillah terima kasih kepada Lawaziz DDI, bantuan ini sangat membantu kami sekeluarga,”ujarnya.(Rs/Wn)


Share:

Festival Ramadan 2025, Kemenag Parepare Salurkan 400 Paket kepada Mustahik

 

                                                                                                                                                                      

Parepare, (Kemenag Parepare) – Kementerian Agama Kota Parepare menyalurkan paket Ramadan kepada 400 Mustahik. Ratusan paket Ramadan tersebut berasal dari zakat profesi para ASN di lingkup Kemenag Kota Parepare sebagai bentuk tanggung jawab sosial membantu sesama.

Penyaluran paket Ramadan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare dalam kegiatan bertajuk Festival Ramadan di Halaman Kantor Kemenag Kota Parepare pada Jumat, 21 Maret 2025.

Kakan Kemenag, H. Fitriadi menyampaikan bahwa penyaluran zakat profesi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadan setiap tahunnya.

Ia mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. “Saya berharap agar ke depan, kegiatan ini dapat terlaksana kembali dengan jumlah zakat yang akan disalurkan lebih banyak lagi. Semoga segala kebaikan yang kita lakukan hari ini mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah Swt,”ujarnya.

Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Penzawa), Rifdaningsi menyampaikan bahwa pada kegiatan ini, sebanyak 2 ton beras yang berasal dari zakat profesi ASN (PNS dan PPPK) lingkup Kementerian Agama Kota Parepare disalurkan kepada mustahik yang membutuhkan.

“Semoga zakat profesi yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban mustahik serta menjadi ladang amal untuk kita semua,”ujarnya.

Festival Ramadan ini juga diramaikan dengan kehadiran Baznas Kota Parepare yang juga menyerahkan Paket Ramadan kepada mustahik sebanyak 200 paket. Kolaborasi Kemenag dan Baznas dalam penyaluran zakat di Kota Parepare merupakan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini.

Ketua Baznas Kota Parepare, Saiful menyampaikan rasa syukur dapat berkontribusi dalam menyukseskan Festival Ramadan dengan menyalurkan paket Ramadan kepada para mustahik, sebagai wujud kepedulian dan amanah dari para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas Kota Parepare.

“Kepada para mustahik yang telah menerima paket Ramadan ini, kami berharap semoga bantuan ini dapat memberikan kebahagiaan dan keberkahan dalam menjalani ibadah di bulan suci ini,”ujarnya.

Setelah kegiatan penyaluran zakat profesi dilanjutkan dengan Buka Bersama oleh seluruh warga Kemenag Kota Parepare. Turut hadir dalam kegiatan Buka Bersama yaitu mitra kerja dari lembaga perbankan BSI dan BTN.


Diketahui, Festival Ramadan merupakan program kegiatan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI yang diikuti oleh seluruh Kementerian Agama baik tingkat Kanwil maupun Kabupaten/Kota secara daring melalui zoom meeting. Festival Ramadan kali ini mengusung tema “Ramadan Menyenangkan dan Menenangkan; Ramadan Bahagia dan Penuh Cinta”.

Festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari strategi meningkatkan tata kelola zakat dan wakaf di Indonesia agar lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.(Rifda/Wn)                                                                                 




























                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       

Share:

56 Muzakki MAN 2 Kota Parepare Salurkan Zakat Profesi kepada Mustahik

 




Parepare, (Kemenag Parepare) - Zakat profesi yang juga dikenal sebagai zakat penghasilan atau zakat pendapatan adalah zakat yang dikenakan atas penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan bila telah mencapai nisab.

Sebutan bagi orang yang wajib membayar zakat adalah muzakki. Syarat untuk menjadi muzakki, yaitu beragama Islam, merdeka, balig dan berakal, tidak memiliki tanggungan utang, harta sudah mencapai nisab dan haul, harta merupakan kepemilikan secara penuh, harta dapat bertambah seiring waktu, harta sudah lebih untuk memenuhi kebutuhan pokok. 

Sedangkan mustahik adalah sebutan bagi orang yang berhak menerima zakat. Adapun golongan orang yang mustahik, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, gharim, riqab, fi sabilillah, dan ibnu sabil.

Berdasar dari ketentuan di atas, Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan jenis pekerjaan yang wajib zakat profesi. Oleh karena itu, terdapat 56 muzakki dalam hal ini ASN Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare yang menyalurkan zakat profesi kepada mustahik masing-masing. Momen yang dikemas dalam Festival Ramadan 'menenangkan dan menyenangkan' ini berlangsung di Halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Fitriadi berkenan menyerahkan zakat profesi dari para muzakki. Termasuk 56 paket zakat profesi yang berasal dari muzakki dalam hal ini ASN MAN 2 Kota Parepare tersebut. 

Momen pada Jumat, 21 Maret 2025 serangkai pula dengan bazar serta buka puasa bersama yang dipelopori Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Kota Parepare ini menjadi wahana kebersamaan, simpati, dan empati kepada sesama. (Adi)

Share:

MAN 1 Kota Parepare Turut Berbagi Berkah dalam Festival Ramadan 2025

 

Parepare, (Kemenag Parepare) - MAN 1 Kota Parepare berpartisipasi aktif dalam kegiatan Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Zakat Profesi yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare pada Jumat, 21 Maret 2025.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Ramadan sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi serta wujud nyata kepedulian terhadap sesama di bulan suci Ramadan.

Bertempat di Halaman Kantor Kemenag Kota Parepare, kegiatan ini dihadiri oleh Keluarga Besar Kemenag Parepare termasuk tenaga pendidik, serta perwakilan dari berbagai madrasah, termasuk MAN 1 Kota Parepare. Selain berbuka puasa bersama, acara ini juga diisi dengan penyerahan zakat profesi kepada para mustahik yang telah terdata sebelumnya.

Sebagian penerima zakat hadir langsung di lokasi untuk menerima bantuan secara simbolis, sementara sebagian lainnya mendapatkan zakat profesi yang disalurkan langsung ke rumah mereka oleh para guru dari MAN 1 Kota Parepare. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan dapat menjangkau mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata solidaritas dan kepedulian madrasah terhadap masyarakat. “Kami berharap zakat profesi yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan meringankan beban para penerima, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika acara ditutup dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sebagai bentuk penguatan nilai-nilai keislaman dan kepedulian sosial di lingkungan madrasah serta masyarakat luas.(Akbar/Wn)


Share:

Ratusan Paket Zakat Profesi Disalurkan Kemenag Parepare bersama BAZNAS

PAREPARE, (Kemenag Parepare) Kementerian Agama Kota Parepare bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan 400 lebih paket Zakat Profesi yang terkumpul di lingkungan Kemenag Parepare, Jum'at (21/3/2025).

Zakat profesi merupakan zakat yang dikenakan atas penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan. Zakat profesi juga dikenal sebagai zakat penghasilan atau zakat pendapatan. 

Penyaluran tersebut digelar pada rangkaian event Festival Ramadan 2025 di pelataran Kantor Kemenag dan dipantau langsung oleh Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Parepare, H. Fitriadi.

"Pada Jum'at berkah ini kita melihat antusiasnya warga atau muzakki menerima paket Zakat profesi dari Kemenag Parepare, kegiatan penyaluran ini dilakukan serentak oleh Kementerian Agama serentak se-Indonesia," ucap H. Fitriadi.

Ia menyampaikan penyaluran paket zakat profesi ini lebih dari 400 lebih paket, "BAZNAS Kota Parepare sebelumnya sudah melakukan penyaluran terlebih dahulu dan juga pada hari ini, Jum'at (21/3)," imbuhnya.

Selain kegiatan penyaluran zakat profesi, rangkaian kegiatan juga dilakukan Dharma Wanita Persatuan Kemenag Parepare berbentuk bazar untuk berbuka puasa di pelataran kantor Kemenag Parepare.


Share:

Tanamkan Kepedulian Sosial, Guru dan Siswa MTs DDI Labukkang Berbagi Takjil



Parepare, (Kemenag Parepare) – Semangat kepedulian sosial MTs DDI Labukkang di bulan Ramadan ini kembali terlihat. Jika sebelumnya guru berbagi paket Ramadan kepada siswa, maka kali ini guru dan siswa berbagi takjil kepada pengguna jalan. Aksi berbagi takjil jelang buka puasa dilaksanakan oleh warga MTs DDI Labukkang pada Kamis, 20 Maret 2025.

Tampak para guru dan siswa dengan penuh semangat membagi kotak yang berisi kue-kue dan air minum kepada pengendara yang melintas dan warga sekitar di sepanjang jalan Taman Lamario Phinisi Kota Parepare.

Antusiasme masyarakat menerima pembagian takjil, sempat menyebabkan macet di jalan. Kehangatan dan kebersamaan tercipta menjadi pemandangan yang menggugah hati, guru-guru, siswa dan masyarakat.


Kepala Madrasah, Sinar menyampaikan terima kasih kepada para guru dan siswa atas terlaksananya kegiatan ini.

“Terima kasih atas kontribusinya, mari kita biasakan untuk berbagi kepada sesamaa. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kepedulian sosial, dan aksi berbagi ini adalah salah satu contoh nyata,”ungkapnya.

Hasmaini, salah seorang guru yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa memberikan takjil kepada orang lain, merupakan amal saleh dan dianggap sebagai sedekah. “Kami mengajak siswa, secara langsung agar membiasakan peduli dengan sesama, semoga kelak mereka tumbuh menjadi generasi yang dermawan,"ungkapnya.(Rs/Wn)


Share:

Tingkatkan Kepekaan Sosial, Siswa MTs DDI Taqwa Berbagi Takjil

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Mengakhiri seluruh rangkaian kegiatan di bulan suci Ramadan, MTs DDI Taqwa Lakessi Kota Parepare menggelar aksi sosial yakni berbagi takjil kepada masyarakat sekitar. Hal tersebut dilaksanakan pada hari terakhir pembelajaran Ramadan pada Kamis, 20 Maret 2025.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi seputar keutamaan Ramadan dan indahnya berbagi di bulan suci Ramadan oleh H. Sudirman yang diikuti antusias oleh seluruh siswa.

Dalam ceramahnya, ia menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan bagi orang-orang yang bertaqwa.


“Ada 2 hal yang berkaitan dengan taqwa yaitu ibadah mahdah dan ghairuh mahdah yaitu ibadah yang berhubungan langsung dengan Allah sedangkan ibadah ghairuh mahdah berkaitan dengan sosial. Mari kita jadikan momen Ramadan sebagai ajang memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, serta kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan kesadaran spiritual,”ungkapnya

Setelah itu para siswa didampingi guru turun ke jalan depan madrasah untuk membagikan takjil berisi air mineral dan kue tradisional kepada para pengendara dan warga sekitar. Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat yang melintas.

Salah satu siswa, Nurul Hidayat mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Saya senang sekali bisa ikut membagikan takjil, bahagia rasanya bisa berbagi dengan orang lain apalagi di bulan Ramadan seperti ini,"ujarnya dengan antusias.

Senada dengan itu siswa lainya, Nur Hidayah Rifdah berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap tahunnya. "Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja. Saya jadi belajar bahwa berbagi itu tidak harus menunggu kaya,"tuturnya.

Kepala Madrasah Tsanawiyah DDi Taqwa, Nur Aisyah Syam menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari karakter pembiasaan sikap peduli sosial bagi siswa.

"Kami ingin membiasakan anak-anak untuk peka terhadap lingkungan sekitarnya, salah satunya melalui kegiatan berbagi takjil ini,"ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan semoga seluruh amal ibadah di bulan suci Ramadan diterima oleh Allah Swt, serta siswa mampu menerapkan hikmah Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. Buka puasa bersama di lingkungan madrasah berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan.(Ida/Wn)


Share:

“Happy Separation: Alumni of Glorious Generation”, MAN 1 Kota Parepare Rayakan Momen Berkesan

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti lapangan dan panggung Massiddi Ati MAN 1 Kota Parepare dalam acara Perpisahan dan Buka Puasa Bersama siswa kelas XII angkatan 2025 pada Kamis, 20 Maret 2025.

Acara yang penuh makna ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi, Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Syaiful Mahsan, serta Pendamping Satuan Pendidikan, Hj. Hasnani. Selain itu, Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, para guru, staf madrasah, serta orang tua siswa turut hadir untuk menyaksikan momen penting ini.

Dengan mengusung tema “Happy Separation: Alumni of Glorious Generation” (Perpisahan Bahagia: Alumni dari Generasi Gemilang), acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Zlatan Alnair, siswa kelas XII IPA, yang memberikan nuansa religius dan mendalam. Selanjutnya, seluruh peserta dengan khidmat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Madrasah. Sebagai ungkapan syukur atas pencapaian akademik yang telah diraih, doa dipanjatkan oleh Harjo, siswa kelas XII IPS.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pembacaan nama-nama siswa angkatan 2025 yang dipandu oleh Riska Ayu, Pembina OSIM MAN 1 Kota Parepare. Para siswa satu per satu naik ke atas panggung untuk menerima kalung alumni dan rapor yang diserahkan langsung oleh pejabat Kementerian Agama Kota Parepare. Prosesi ini menjadi simbol resmi pelepasan mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Dalam suasana penuh emosi, Luthfiyani Mansur, perwakilan siswa kelas XII IPS, menyampaikan kesan dan pesan sebagai bentuk apresiasi atas bimbingan dari para guru serta kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun. Sementara itu, perwakilan siswa kelas XI, Qurratul Ayyum, menyampaikan harapan dan doa agar para alumni sukses dalam perjalanan mereka selanjutnya.

Acara semakin meriah dengan berbagai penampilan spesial dari siswa kelas XII sebagai persembahan terakhir mereka untuk madrasah tercinta. Salah satu sesi yang paling ditunggu adalah pengumuman siswa terbaik angkatan 2025 yang disampaikan oleh Bun’yamina Hidayati. Prestasi gemilang para siswa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.


Sebagai bagian dari tradisi, ikrar alumni dibacakan oleh Siti Nur Rahmaniah Ridwan, siswa kelas XII IPA. Ikrar ini menjadi penegasan komitmen para alumni untuk selalu menjaga nama baik almamater mereka.

Selanjutnya, sambutan penuh motivasi disampaikan oleh Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi. Keduanya memberikan pesan inspiratif agar para siswa terus mengembangkan diri dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Setelah seluruh rangkaian perpisahan selesai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Momen kebersamaan ini semakin mempererat hubungan antara siswa, guru, dan orang tua. Suasana hangat terlihat ketika para siswa berbagi cerita dan kenangan selama menempuh pendidikan di madrasah sambil menikmati hidangan berbuka yang telah disediakan. Kebersamaan ini menjadi penutup yang manis sebelum akhirnya para siswa kelas XII resmi berpamitan.

Dengan berakhirnya acara ini, siswa kelas XII MAN 1 Kota Parepare secara resmi melepas status mereka sebagai siswa madrasah. Namun, perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh tantangan dan harapan. Kenangan indah selama bertahun-tahun di madrasah akan selalu menjadi bagian dari mereka dalam menggapai cita-cita di masa depan.(Akbar/Wn)


Share:

Tiga Siswa MAN 1 Kota Parepare Lolos SNBP 2025 pada PTN Ternama

 

Parepare, (Kemenag Parepare) – Kabar membanggakan datang dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Parepare. Tiga siswa dari madrasah ini berhasil lolos dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 dan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia. Pengumuman resmi SNBP 2025 dirilis pada Selasa, 18 Maret 2025, dan menjadi momen bersejarah bagi para peserta yang telah berjuang melalui jalur prestasi.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim redaksi, sebanyak 15 siswa MAN 1 Kota Parepare mendaftar melalui jalur SNBP tahun ini. Dari jumlah tersebut, tiga siswa sukses diterima di PTN pilihan mereka. Satu siswa berhasil lolos ke Universitas Negeri Makassar (UNM), sementara dua lainnya diterima di Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH). Capaian ini menunjukkan bahwa siswa MAN 1 Kota Parepare memiliki daya saing tinggi dalam seleksi berbasis akademik dan prestasi.

Keberhasilan ini dikonfirmasi oleh Khaeruddin, selaku Tim Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) MAN 1 Kota Parepare, yang menyampaikan apresiasinya terhadap prestasi para siswa. Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, turut mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras para siswa, bimbingan guru, serta dukungan penuh dari orang tua. Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah,” ujar Rusman.

SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang mempertimbangkan rekam jejak akademik dan prestasi siswa selama di sekolah. Melalui jalur ini, siswa berkesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa harus mengikuti ujian tertulis. Seleksi ini menjadi salah satu tolok ukur bagi madrasah dalam mencetak lulusan berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Keberhasilan tiga siswa MAN 1 Kota Parepare ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi adik kelas mereka untuk terus mengembangkan potensi akademik dan non-akademik. Dengan persiapan yang matang dan semangat belajar yang tinggi, diharapkan jumlah siswa yang lolos SNBP di tahun-tahun mendatang semakin meningkat.

Madrasah mengajak seluruh siswa untuk terus berjuang dalam meraih impian mereka, baik melalui jalur SNBP maupun seleksi lainnya. Semoga MAN 1 Kota Parepare terus mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan tinggi.(Akbar/Wn)

 


Share:

Praktik Pembelajaran Fiqih, Siswa MI DDI Ujung Lare Tunaikan Zakat Fitrah

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – MI DDI Ujung Lare mengajarkan peserta didik untuk menunaikan zakat fitrah sebagai kewajiban seorang muslim. Tidak hanya sekadar teori, para siswa mempraktikkan langsung bagaimana tata cara menunaikan zakat fitrah.

Beberapa peserta didik yang langsung menyerahkan zakat fitrahnya kepada Amil zakat yang telah ditunjuk diajarkan langsung lafaz mengeluarkan zakat fitrah. Asmawati selaku guru mapel fiqih mengatakan menunaikan zakat fitrah bagian dari pembelajaran fikih di madrasah. Oleh karena itu momen ini bagian terpenting karena merupakan praktik langsung pembelajaran di madrasah.

Dari hasil pembelajaran tersebut, terkumpul zakat fitrah sebanyak 4.953.000 dalam bentuk uang tunai dan 35 liter beras.

Zakat fitrah yang diserahkan langsung dari perwakilan MI DDI Ujung Lare yang juga merupakan salah seorang guru, Muh. Arief kepada Herman selaku Ketua UPZ LAWAZIS DDI Kota Parepare  pada  Kamis, 20 Maret 2025 berasal dari warga MI DDI Ujung Lare sebanyak 121 muzakki.

Dari 121 Muzakki tersebut berasal dari peserta didik dan keluarganya. Selain menunaikan kewajiban zakat fitrah, yang terpenting dari kegiatan ini adalah membelajarkan kepada peserta didik tentang kewajiban menunaikan zakat bagi umat muslim dan tata cara menunaikan zakat fitrah.

Di ketahui MI DDI Ujung Lare memiliki peserta didik sebanyak 281 orang dan dibina oleh 19 orang tenaga pendidik dan kependidikan.(Mila/Wn)


Share:

Definition List

Unordered List