--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan

Ratusan Paket Zakat Profesi Disalurkan Kemenag Parepare bersama BAZNAS

PAREPARE, (Kemenag Parepare) Kementerian Agama Kota Parepare bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan 400 lebih paket Zakat Profesi yang terkumpul di lingkungan Kemenag Parepare, Jum'at (21/3/2025).

Zakat profesi merupakan zakat yang dikenakan atas penghasilan yang diperoleh dari pekerjaan. Zakat profesi juga dikenal sebagai zakat penghasilan atau zakat pendapatan. 

Penyaluran tersebut digelar pada rangkaian event Festival Ramadan 2025 di pelataran Kantor Kemenag dan dipantau langsung oleh Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Parepare, H. Fitriadi.

"Pada Jum'at berkah ini kita melihat antusiasnya warga atau muzakki menerima paket Zakat profesi dari Kemenag Parepare, kegiatan penyaluran ini dilakukan serentak oleh Kementerian Agama serentak se-Indonesia," ucap H. Fitriadi.

Ia menyampaikan penyaluran paket zakat profesi ini lebih dari 400 lebih paket, "BAZNAS Kota Parepare sebelumnya sudah melakukan penyaluran terlebih dahulu dan juga pada hari ini, Jum'at (21/3)," imbuhnya.

Selain kegiatan penyaluran zakat profesi, rangkaian kegiatan juga dilakukan Dharma Wanita Persatuan Kemenag Parepare berbentuk bazar untuk berbuka puasa di pelataran kantor Kemenag Parepare.


Share:

Berkah Ramadan, Kota Parepare Dikunjungi Dua Ulama dari Al-Azhar Kairo Mesir

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Dua ulama dari Mesir yakni Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly melakukan Safari Syiar ke Kota Parepare. Hal ini tentu menjadi satu kehormatan dan berkah tersendiri bagi Kota Parepare sebagai salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang menjadi tujuan kedatangan kedua ulama tersebut.

Kedatangan ulama dari Al Azhar Kairo Mesir disambut dengan penuh kehangatan dan suka cita oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dan jajarannya, begitupun Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi beserta jajarannya, di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare pada Jumat, 7 Maret 2025.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyampaikan rasa bangga dan syukur karena Parepare menjadi salah satu daerah kunjungan kedua ulama Mesir untuk melakukan syiar di bulan Suci Ramadan ini. 

“Kami merasa bangga dan terhormat dapat dikunjungi oleh ulama dari Mesir. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai silaturahmi dan persaudaraan, terutama di bulan Ramadan yang penuh rahmat,”ujarnya.

Kehadiran ulama Al Azhar ini diharapkan membawa keberkahan dan mempererat hubungan baik antara Parepare dan dunia Islam internasional.

Ungkapan serupa juga disampaikan Kakan Kemenag Parepare, H. Fitriadi. Ia menyebut kedatangan ulama dari Mesir di bulan Suci Ramadan ini tentunya menjadi berkah dan kebahagiaan bagi masyarakat Kota Parepare mengingat tidak semua daerah didatangi oleh kedua ulama tersebut.

“Kita merasa bangga karena Parepare menjadi satu di antara 8 daerah yang dikunjungi dalam rangkaian Safari Syiar yang dilakukan kedua ulama dari Mesir ini. Semoga ini membawa berkah sehingga kehidupan beragama di Kota Parepare semakin baik lagi ke depannya,”ungkapnya.

Rasa bangga akan kedatangan kedua ulama Mesir ini dapat dirasakan juga oleh masyarakat Kota Parepare. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat saat mengetahui kedatangan Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly melakukan Safari Syiar di Masjid Raya Kota Parepare. Sebagian warga menyempatkan foto bersama kedua ulama tersebut. Ada kebanggaan tersendiri bisa mendapatkan kesempatan berfoto bersama yang akan menjadi kenangan tersendiri bagi mereka.

Diketahui, terdapat 8 kabupaten/kota yang menjadi target kunjungan Safari Syiar kedua ulama dari Kairo Mesir tersebut yakni Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Sidrap, Wajo, Bone dan Gowa.(Wn)

Share:

Kolaborasi Baznas dan Kemenag Parepare Distribusikan Ratusan Paket Ramadan




Parepare, (Kemenag Parepare) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare berkolaborasi dengan Kementerian Agama Kota Parepare mendistribusikan ratusan paket Ramadan kepada warga di 4 kecamatan se-Kota Parepare.

Seremonial penyaluran paket Ramadan untuk warga Kecamatan Bacukiki Barat dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Parepare pada Kamis, 27 Februari 2025.

Hadir Wali Kota Parepare yang diwkili Kepala Badan Kesbangpol; yang mewakili Dandim Kota Parepare; yang mewakili Kapolres Kota Parepare; Ketua Baznas Kota Parepare beserta Wakil Pimpinan; Camat Kecamatan Bacukiki Barat yang diwakili Kasi Kesra. Hadir pula Jajaran Kemenag Kota Parepare.

Mewekili Kepala Kantor, Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Syaiful Mahsan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada warga yang betul-betul membutuhkan.

“Pendistribusian paket Ramadan yang dilaksanakan oleh Baznas dan Kemenag Kota Parepare merupakan wujud nyata dalam menggembirakan sesama sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah dan ampunan. Semoga dengan kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat dan kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah Swt,”ujarnya.



Selain bentuk kepedulian terhadap sesama, pendistribusian bantuan seperti ini menjadi salah satu bentuk transparansi dalam mengelola zakat, infak dan sadakah.

Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kemenag Kota Parepare, Rifdaningsi selaku Bendahara Baznas Kota Parepare menyampaikan bahwa kolaborasi Kemenag dan Baznas Kota Parepare dalam menyalurkan paket Ramadan sebanyak 150 paket dengan jumlah penerima dari 6 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Bacukiki Barat.

“Paket Ramadan ini diperuntukkan bagi saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan terlebih dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/ 2025 M,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa pegawai Kemenag Kota Parepare 100% sudah menunaikan zakat profesi. “Semoga Kementerian Agama Kota Parepare bisa menjadi contoh bagi SKPD yang ada di Kota Parepare dalam menunaikan Zakat Profesi,”harapnya.

Ia juga berharap, semoga ke depannya, Baznas Kota Parepare dapat lebih maksimal dalam melaksanakan tugas pengelolaan zakat dengan tetap mengedepankan prinsip tiga Aman yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi dan Aman NKRI.(Rifda/Wn)


Share:

98 CPNS Pilih Kemenag Kota Parepare sebagai Tilok SKBT Non CAT

Parepare, JournalisSantri.Com – Sebanyak 98 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memilih Kantor Kementerian Agama Kota Parepare sebagai titik lokasi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Tambahan Non CAT.

Kesembilan puluh delapan CPNS tersebut akan mengikuti SKBT Non CAT berupa Praktik dan Sikap Kerja Berwawasan Moderasi Beragama dan Wawancara Wawasan Moderasi Beragama via zoom pada tanggal 18 hingga 30 Desember 2024.

Berdasarkan data dari bagian Kepegawaian Kantor Kemenag Parepare, para pejuang NIP ini merupakan peserta yang telah mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan SKBT CAT dan akan ditempatkan pada satker UIN Alauddin Makassar, Kanwil Kemenag Prov. Sulsel, IAIN Parepare, Kanwil Kemenag Prov. Sulbar, IAIN Kendari, IAIN Bone, Sekretariat Jenderal sesuai penempatan formasi yang telah mereka pilih saat mendaftar.

Adapun formasi yang dipilih di antaranya Dosen, Penyuluh Agama Islam, Pranata Komputer, Auditor, Analis Pengelolaan Keuangan APBN, Pranata Humas, Guru, Penghulu, Analis Hukum, Pranata Laboratorium Pendidikan, Perencana, Pengawas Jaminan Produk Halal, Pengelola Pengadaan Barjas.

Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare, H. Fitriadi menyampaikan pesan agar bagian Kepegawaian sebagai Panitia Lokal memberikan layanan sebaik-baiknya kepada para peserta yang sedang berjuang demi mendapatkan status sebagai ASN Kemenag tersebut.

Ia pun mengapresiasi Tim Panitia atas segala persiapan yang dilakukan dan mendampingi para peserta selama ujian serta berharap ujian berjalan lancar hingga hari terakhir. “Saya berharap seluruh tahapan seleksi dapat diikuti oleh seluruh peserta hingga hari terakhir tanpa kendala apapun,”ujarnya.

Diketahui, SKBT di Kantor Kemenag Parepare dilaksanakan di delapan ruangan yang telah disiapkan. Jumlah peserta setiap harinya pun berbeda sesuai jadwal yang telah ditentukan berdasarkan akun SSCASN dan pengumuman tentang Pelaksanaan SKB Tambahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2024. 

Hingga hari ketiga, Jumat (20/12/2024) ujian berjalan lancar dan semua peserta dapat mengikuti ujian tanpa kendala apapun. Cuaca ekstrem di mana hujan mengguyur Kota Parepare sejak pagi pun tidak menjadi kendala bagi peserta untuk hadir tepat wakt di lokasi ujian.

Laporan: Laporan Humas Kemenag Parepare (Wn)


Share:

Sambangi Rumah Toleransi PC GP Ansor Parepare, Ini Pesan Kakanwil Kemenag Sulsel

 







Parepare, JournalisSantri.Com, - Setelah mengikuti dan memberikan sambutan pada manasik tingkat Kota Parepare yang digelar di Auditorium Bj Habibie, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Prov. Sulawesi Selatan, HM. Tonang menyambangi Rumah Toleransi Pengurus Cabang Gerakan Pemuda(PC GP) Ansor -Banser Kota Parepare di Kel. Lapadde, Kec. Ujung Kota Parepare, Sabtu (27/4/2024).

Kakanwil Kemenag Sulsel didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Parepare, H. Fitriadi dan Kasi Bimas Islam, HM. Amin Iskandar disambut langsung oleh Ketua PC GP Ansor Parepare, M. Rusman bersama Sekretaris PC GP Ansor, Ismail Selle beserta Anggota Ansor-Banser Kota Parepare.

Sebelum meninggalkan Rumah Toleransi PC GP Ansor-Banser Kota Parepare, Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, HM. Tonang berpesan agar seluruh keluarga besar GP Ansor menjalankan tugas dengan baik.

"Saya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan juga sekaligus sebagai Ketua Dewan Penasehat Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan, di bulan April ini sahabat GP Ansor telah merayakan hari lahir GP Ansor yang ke 90, hal ini menjadi harapan bersama seluruh keluarga besar Ansor dalam menjalankan tugas-tugas saudara, sahabat dan seluruh kader GP Ansor khususnya di Kota Parepare ini tentunya kita tetap konsisten dan Istiqomah dalam menjalankan tugas kegiatan untuk mendukung ajaran Islam Ahlu Sunnah Wal-Jama'ah,"ucap HM. Tonang.

"Saya yakin sahabat GP Ansor di Kota Parepare ini yang selama ini konsisten dan mengawal Ahlul Sunnah Wal-Jama'ah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia inilah yang menjaga dan merawat tetap diberikan kesehatan kepada kita semua," tutup Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel, HM. Tonang.






Disamping itu, Ketua PC GP Ansor, M. Rusman juga menyampaikan rasa terimakasih atas apresiasi dan kunjungan dari Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel beserta rombongan menyempatkan berkunjung ke Rumah Toleransi PC GP Ansor-Banser Kota Parepare.

"Kami juga berterimakasih atas kunjungan di Rumah Toleransi PC GP Ansor-Banser Kota Parepare, Gurunda sebagai Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel serta kepada Kakan Kemenag Kota Parepare yang selalu memfasilitasi pergerakan PC GP Ansor-Banser untuk berkembang khususnya di Kota Parepare," kata M. Rusman

Ia menambahkan, "Rumah Toleransi merupakan wadah tempat kita bersama, baik itu untuk sekedar singgah istirahat, berdiskusi tanpa sekat dan tanpa membedakan dari suku atau agama apapun," ucapnya.

Diketahui, Rumah Toleransi yang telah diresmikan langsung oleh Kakan Kemenag Kota Parepare, H. Fitriadi merupakan bangunan ex-kantor KUA Kec. Ujung pada tanggal 7 Maret 2024 lalu.

Share:

Walikota Parepare Irup Upacara HSP, Dijemput Langsung Oleh Banser

 








Parepare, JournalisSantri.Com - Pemerintah Kota Parepare melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) di Lapangan Kantor Wali Kota Parepare, Jl. Jenderal Sudirman, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat, Sabtu (28/10/2023).

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dalam sambutannya mengatakan Hari Sumpah Pemuda sebagai wujud keanekaragaman bangsa Indonesia.

“Logo sumpah pemuda yang ke 95 membentuk tirai menjadikan Indonesia mewujudkan keanekaragaman bangsa dan budaya yang heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan memajukan Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu pemuda harus memiliki visi dan misi dan peran strategis untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat tercapai.

Selain itu, Taufan Pawe juga pamit dan memohon maaf atas kesalahan yang terjadi selama masa menjabat.

“Ini adalah momen terakhir dalam jabatan saya dalam menghadiri upacara sumpah pemuda,” ucapnya.

“Inilah akhir pengabdian saya untuk kota Parepare dan mohon didoakan mudah- mudahan saya menjemput takdir saya untuk menempati posisi yang lebih tinggi dan mengabdikan pikiran dan jiwa saya untuk kemajuan pemuda di Kota Parepare,” lanjutnya.

Selain itu, saat penjemputan Walikota Parepare selaku Inspektur Upacara (Irup), ada hal yang tidak biasa yaitu ia dijemput seorang pemuda memakai loreng-loreng Pakaian Dinas Lapangan (PDL) Banser.








Sesaat setelah upacara, awak media JournalisSantri.Com meminta tanggapannya terkait penugasannya selaku perwira pada upacara Hari Sumpah Pemuda.

"Alhamdulillah, tugas sebagai perwira di Upacara Hari Sumpah Pemuda ditunjuk langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kakanda H. Iskandar Nusu, hal ini saya sangat bersyukur bisa menjemput langsung secara resmi Bapak Walikota yang selaku Inspektur Upacara," ungkap Awal

Awal Maulana merupakan ketua dari Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Parepare yang juga merupakan seorang pelatih Banser pada Diklat Terpadu Dasar (DTD) PC GP Ansor Kota Parepare.

"Hal ini merupakan suatu langkah untuk memperlihatkan bahwa kami sebagai Banser tidak hanya menjaga dan mengawal Kiyai, tidak hanya ditugaskan menjaga gereja sebagai bentuk sikap moderat, tapi kita juga bisa tampil seperti ini (perwira Upacara)," pungkas Awal.

Share:

Presiden Jokowi Resmi Cabut Kebijakan PPKM

 


JAKARTA, JournalisSantri.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan pencabutan kebijakan PPKM. Namun Jokowi tetap mewanti-wanti agar tetap waspada.

"Maka pada hari ini pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM. Yang tertuang dalam instruksi Mendagri Nomor 50 dan 51 Tahun 2022," ujar Jokowi dalam jumpa pers, Jum'at (30/12/2022).

Jokowi mengatakan tak ada lagi pembatasan kerumunan dan pergerakan masyarakat terkait Corona. Tak ada lagi pembatasan pergerakan masyarakat.

"Jadi tidak ada lagi pembatasan kerumunan dan pergerakan masyarakat," tuturnya.

Kendati demikian, dia meminta masyarakat tetap waspada dan hati-hati. "Namun demikian, saya minta kepada masyarakat dan seluruh komponen bangsa untuk tetap hati-hati dan waspada," ungkapnya.

Selain itu, dia meminta masyarakat tetap memiliki kesadaran dalam menghadapi risiko COVID-19. Selain itu, pemakaian masker di ruang tertutup dan keramaian masih harus dilanjutkan.

"Pertama, masyarakat harus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi resiko COVID-19. Pemakaian masker di keramaian dan ruang tertutup tetap harus tetap dilanjutkan. Kesadaran vaksinasi harus tetap digalakkan," tuturnya.

Berikut ini pernyataan lengkap Presiden Jokowi terkait pencabutan PPKM:

Assalamualaikum wr wb. Bapak ibu sebangsa dan setanah air, alhamdulillah Indonesia termasuk negara yang bisa mengendalikan COVID-19 dengan baik dan sekaligus bisa menjaga stabilitas ekonominya.

Kebijakan gas dan rem yang menyeimbangkan penanganan kesehatan dan perekonomian menjadi kunci keberhasilan kita.

Kalau kita lihat dari beberapa bulan terakhir, pandemi COVID-19 semakin terkendali. Per 27 Desember 2022 kasus harian 1,7 kasus per satu juta penduduk. Positivity rate mingguan 3,35% tingkat perawatan rumah sakit atau BOR berada di angka 4,79%.

Dan angka kematian di angka 2,39%. Ini semuanya berada di bawah standar dari WHO. Dan seluruh kabupaten kota di Indonesia saat ini berstatus PPKM level 1. Dimana pembatasan kerumunan dan pergerakan orang di tingkat rendah.

Setelah mengkaji dan mempertimbangkan perkembangan tersebut, kita ini mengkaji lebih dari 10 bulan dan lewat pertimbangan-pertimbangan berdasarkan angka-angka yang ada. Maka pada hari ini pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM. Yang tertuang dalam instruksi Mendagri Nomor 50 dan 51 tahun 2022.

Jadi tidak ada lagi pembatasan kerumunan dan pergerakan masyarakat. Namun demikian, saya minta kepada masyarakat dan seluruh komponen bangsa untuk tetap hati-hati dan waspada.

Pertama, masyarakat harus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan dalam menghadapi risiko COVID-19. Pemakaian masker di keramaian dan ruang tertutup harus tetap dilanjutkan. Kesadaran vaksinasi harus tetap digalakkan karena ini akan membantu meningkatkan imunitas. Dan masyarakat harus semakin mandiri dalam mencegah penularan, mendeteksi gejala dan mencari pengobatan.

Kedua, aparat dan lembaga pemerintah tetap harus siaga. Fasilitas di semua wilayah harus siap siaga dengan fasilitas dan tenaga kesehatan.

Pastikan mekanisme vaksinasi di lapangan tetap berjalan, utamanya vaksinasi booster dan masa transisi ini, satgas COVID-19 dan daerah tetap dipertahankan untuk penyebaran yang cepat. Jadi satgas daerah tetap ada selama masa transisi.

Bapak ibu saudara-saudara sebangsa dan setanah air, walaupun PPKM dicabut, ini saya perlu saya sampaikan jangan sampai ada kekhawatiran. Walaupun PPKM dicabut, bansos selama PPKM tetap akan dilanjutkan di tahun 2023. Bantuan vitamin dan obat-obatan tetap ada di faskes yang ditunjuk.

Dan beberapa insentif-insentif pajak akan terus dilanjutkan. Saya rasa itu yang perlu saya sampaikan. Semoga tuhan yang mahakuasa senantiasa meridhoi upaya bangsa Indonesia untuk mencapai Indonesia maju.

Terima kasih. Wassalamualaikum wr wb.

Share:

Definition List

Unordered List