--

Menghimpun seluruh berita, tulisan, jurnal bernuansa agama yang dapat menyatukan ummat

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

MTs DDI Labukkang Berbagi Paket Ramadan kepada Siswa

 

Parepare, (Kemenag Parepare) - Berbagi paket Ramadan merupakan salah satu refleksi nyata semangat kebersamaan dalam bulan suci Ramadan yang mengedepankan kegotongroyongan dan kepedulian sosial. Hal tersebut sebagaimana yang dilaksanakan oleh guru-guru MTs DDI Labukkang pada Kamis, 20 Maret 2025.

Bertempat di salah satu ruang kelas, sebanyak 15 paket Ramadan yang dikemas dalam satu paket berisi minyak goreng gula pasir dan minuman, dibagikan kepada siswa sebagai bentuk kepedulian sesama.

Kepala Madrasah, Sinar yang menyerahkan langsung paket tersebut mengatakan, Ramadan merupakan momentum untuk berbagi dan ini merupakan salah satu program MTs DDI Labukkang yakni berbagi paket Ramadan sebagai bentuk empati baik terhadap siswa maupun masyarakat.

Siti Nurjannah sebagai Koordinator dalam kegiatan tersebut menyatakan rasa syukurnya bisa berbagi dengan siswa apalagi pada bulan Ramadan.

"Alhamdulillah kami ingin berbagi kebahagiaan dengan siswa, semoga paket Ramadan ini berguna bagi siswa dan keluarganya, paket Ramadan ini bersumber dari para guru secara sukarela,”ungkapnya.

Langkah sederhana para guru ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat lain sebagai upaya menciptakan semangat kebersamaan. Bukan hanya pada saat pembelajaran, tetapi momentum kebersamaan ini dapat kita jadikan Ramadan lebih bermakna dan lebih berkesan.(Rs/Wn)




Share:

Berkah Ramadan, Kota Parepare Dikunjungi Dua Ulama dari Al-Azhar Kairo Mesir

 


Parepare, (Kemenag Parepare) – Dua ulama dari Mesir yakni Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly melakukan Safari Syiar ke Kota Parepare. Hal ini tentu menjadi satu kehormatan dan berkah tersendiri bagi Kota Parepare sebagai salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang menjadi tujuan kedatangan kedua ulama tersebut.

Kedatangan ulama dari Al Azhar Kairo Mesir disambut dengan penuh kehangatan dan suka cita oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid dan jajarannya, begitupun Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi beserta jajarannya, di Rumah Jabatan Wali Kota Parepare pada Jumat, 7 Maret 2025.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menyampaikan rasa bangga dan syukur karena Parepare menjadi salah satu daerah kunjungan kedua ulama Mesir untuk melakukan syiar di bulan Suci Ramadan ini. 

“Kami merasa bangga dan terhormat dapat dikunjungi oleh ulama dari Mesir. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai silaturahmi dan persaudaraan, terutama di bulan Ramadan yang penuh rahmat,”ujarnya.

Kehadiran ulama Al Azhar ini diharapkan membawa keberkahan dan mempererat hubungan baik antara Parepare dan dunia Islam internasional.

Ungkapan serupa juga disampaikan Kakan Kemenag Parepare, H. Fitriadi. Ia menyebut kedatangan ulama dari Mesir di bulan Suci Ramadan ini tentunya menjadi berkah dan kebahagiaan bagi masyarakat Kota Parepare mengingat tidak semua daerah didatangi oleh kedua ulama tersebut.

“Kita merasa bangga karena Parepare menjadi satu di antara 8 daerah yang dikunjungi dalam rangkaian Safari Syiar yang dilakukan kedua ulama dari Mesir ini. Semoga ini membawa berkah sehingga kehidupan beragama di Kota Parepare semakin baik lagi ke depannya,”ungkapnya.

Rasa bangga akan kedatangan kedua ulama Mesir ini dapat dirasakan juga oleh masyarakat Kota Parepare. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat saat mengetahui kedatangan Ahmed Attia Attia Ibrahim Gadalla dan Hamdy Fetyan Ahmad El Syeikh Aly melakukan Safari Syiar di Masjid Raya Kota Parepare. Sebagian warga menyempatkan foto bersama kedua ulama tersebut. Ada kebanggaan tersendiri bisa mendapatkan kesempatan berfoto bersama yang akan menjadi kenangan tersendiri bagi mereka.

Diketahui, terdapat 8 kabupaten/kota yang menjadi target kunjungan Safari Syiar kedua ulama dari Kairo Mesir tersebut yakni Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Sidrap, Wajo, Bone dan Gowa.(Wn)

Share:

Ujian Praktik Fiqih Kelas XII MA Al Badar: Siswa Belajar Merawat Jenazah




Parepare, (Humas Parepare) - MA Al Badar melaksanakan ujian praktik mata pelajaran Fiqih bagi siswa kelas XII. Ujian ini mengusung konsep Merawat Jenazah, yang dipandu langsung oleh Rifki Hadi selaku Pengampu mata pelajaran Fiqih, Ahad, 23 Februari 2025.

Dalam pelaksanaan ujian praktik ini, siswa diajarkan tata cara merawat jenazah sesuai dengan sunah. Tahapan pertama yang dilakukan adalah praktik memandikan jenazah dengan benar sesuai syariat Islam. Setelah tahap ini selesai, ujian dilanjutkan dengan praktik mengkafani jenazah sesuai dengan sunah yang diajarkan Rasulullah.

Sebanyak 36 siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Ujian berlangsung di ruang Multimedia, yang telah disiapkan untuk menunjang kelancaran praktik tersebut.

Rifki Hadi, yang merupakan guru tugas dari Pondok Pesantren Sidogiri, mengungkapkan kepuasannya terhadap pelaksanaan ujian praktik ini. “Alhamdulillah, siswa menikmati ujian praktik ini dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar pengalaman yang diperoleh dari ujian praktik ini dapat memberikan kepercayaan diri bagi para siswa untuk terjun ke masyarakat ketika dihadapkan pada situasi nyata dalam merawat jenazah.

“Semoga setelah mengikuti ujian praktik ini, mereka lebih percaya diri lagi untuk terjun ke masyarakat apabila suatu saat terjadi hal yang telah dipraktikkan,” harap Rifki.

Dengan adanya ujian praktik seperti ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan langsung dalam mengaplikasikan ilmu Fiqih dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam aspek ibadah dan sosial keagamaan.(Haedil/Wn)



Share:

Ciptakan Suasana Belajar Menyenangkan, MI DDI Taqwa ‘Outing Class’ ke Perpustakaan dan Museum




Parepare, (Humas Parepare) – MI DDI Taqwa Kota Parepare kembali melakukan ‘Outing Class’ dan kali ini di dua lokasi yang sama-sama memiliki nilai untuk dijadikan tempat pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa.

‘Outing Class’ atau belajar di luar kelas merupakan program rutin dilakukan di MI DDI Taqwa namun di tempat yang berbeda. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk memberikan suasana baru bagi siswa agar mereka dapat kembali mengikuti pembelajaran di kelas dalam suasana yang lebih ceria.

Didampingi oleh Wali Kelas, Sartika dan Kepala Madrasah, M. Yusuf sebanyak 18 siswa kelas IV terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 19 Februari 2025 ini.




Saat berkunjung di Perpustakaan Umum Kota Parepare, para siswa berkeliling melihat jenis-jenis buku, mencari buku sesuai minat, dan membuat jurnal membaca. Mereka bebas memilih jenis buku namun tetap memperhatikan tata tertib selama berada di perpustakaan.

Diharapkan melalui kunjungan ke perpustakaan ini, dapat meningkatkan kemampuan baca, menulis, berpikir kritis, dan berkomunikasi para siswa.

Kunjungan selanjutnya ke Museum B.J. Habibie. Di tempat ini, para siswa dapat melihat barang-barang asli dan replika penghargaan selama hidup Presiden ke-3 B.J.Habibie. Para siswa mendapatkan banyak informasi terkait B.J. Habibie yang dikenal dengan Bapak Teknologi karena kontribusinya di dunia teknologi bahkan dunia penerbangan di Indonesia.

Melalui kegiatan ‘outing class’ ini, para siswa dapat belajar hal baru, pengalaman baru yang asyik dan belajar di mana pun tanpa harus dilakukan di dalam kelas.(Yusuf/Wn)







Share:

Pelaksana Tugas Kepala Madrasah Gugah Kesadaran Insan MAN 2 Kota Parepare

 



Parepare, (Humas Parepare) - Tanggal 17 setiap bulannya diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai Hari Kesadaran Nasional (HKN). Pada momen ini kita mengenang semangat perjuangan para pahlawan nasional yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. 

Selain itu, menurut Pelaksana Tugas Kepala Madrasah ketika menyampaikan amanat dalam rangkaian Upacara Bendera pada Senin, 17 Februari 2025, momen peringatan HKN harus menggugah nurani dan kesadaran kita untuk beriktikad mengamalkan disiplin positif. 

"Hari Senin ini bertepatan peringatan HKN, maka melalui momen upacara saya menggugah nurani dan kesadaran Peserta Didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk mengamalkan disiplin positif. 

Ananda yang masih sering telat hadir di madrasah, biasakanlah masuk lingkungan madrasah melalui pintu gerbang yang semestinya. Dengan iktikad baik ini, maka Ananda insya Allah diberikan tambahan nilai mata pelajaran Penjas dan Pendidikan Kerwarganegaraan," ungkap Suriyadi Mustamin dengan persuasif. 

Ia menambahkan bahwa Ananda yang menggunakan atau mengunggah gambar, video, maupun obrolan di media sosial via telepon seluler (ponsel) masing-masing juga diberi tambahan nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Akidah Akhlak.

"Ini berlaku jikalau mereka semua kontinu berbuat lebih baik dari sebelumnya, niscaya balasannya juga berupa kebaikan. Bagi mereka yang tetap telaten sedari dahulu, tentu tambahan nilainya dua kali lipat," tambahnya diiringi lantunan istigfar. (Adi)

Share:

Penyuluh Agama Katolik Jadi Moderator pada Pendampingan Pra-Manasik Haji KUA Ujung

 

Parepare, (Humas Parepare) – Jemaah Haji KUA Kecamatan Ujung kembali menerima materi Pendampingan Pra-Manasik pada pertemuan ke-7, Selasa, 18 Februari 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang jemaah haji yang bersemangat untuk mempelajari hal baru dalam persiapan mereka melaksanakan ibadah haji.

Pada pertemuan kali ini, jemaah menerima materi tentang Bahasa Indonesia dan Budaya Arab. Materi Bahasa Indonesia dibawakan oleh Iriani Ambar, seorang Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Ujung. Sementara itu, materi Budaya Arab disampaikan oleh Nuryappa yang juga seorang Penyuluh Agama Islam di KUA tersebut.

Menariknya, kegiatan pendampingan kali ini dipandu oleh seorang moderator yang berbeda. Penyuluh Agama Katolik, Aloysius Sandry dipercaya menjadi moderator pada kegiatan ini, menunjukkan semangat inklusivitas dan kerja sama antarumat beragama di KUA Kecamatan Ujung.


Seperti pemateri sebelumnya, narasumber kali ini juga menyampaikan materi dengan metode yang sangat variatif dan menyenangkan. Metode yang digunakan membuat para jemaah sangat antusias dalam menerima materi, dan suasana belajar menjadi lebih hidup dan interaktif.

Dalam setiap sesi, sering diselingi dengan candaan dan permainan, yang membuat para jemaah merasa nyaman dan terlibat aktif. Para pemateri berharap, materi yang diberikan kali ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi para jamaah dalam melaksanakan ibadah haji.

Dengan adanya pendampingan tentang Bahasa Indonesia dan Budaya Arab, diharapkan para jemaah dapat terhindar dari kendala-kendala yang mungkin dihadapi selama dalam perjalanan memenuhi panggilan Allah. Pengetahuan tentang bahasa dan budaya ini juga diharapkan dapat memperlancar komunikasi dan interaksi mereka selama di tanah suci.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari para jemaah yang hadir. Mereka merasa mendapatkan banyak manfaat dari materi yang diberikan, dan berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari serta selama menjalankan ibadah haji.(Ali/Wn)


Share:

PMR Saga DDI Lil Banat Raih Prestasi Gemilang di Ajang Olimpiade PMR Online Nasional V

 




Parepare, (Humas Parepare) – Palang Merah Remaja (PMR) DDI Lil Banat Kota Parepare mencetak prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade PMR Online Nasional (OPON) V yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat bekerja sama dengan Fajarmedia IT.

Olimpiade bergengsi yang telah berlangsung selama lima tahun terakhir ini untuk pertama kalinya diikuti oleh PMR Saga, dan mereka langsung menunjukkan performa luar biasa pada kompetisi bergengsi dengan ribuan peserta ini.

OPON V yang berlangsung selama 2 hari (15-16 Februari 2025) ini diikuti peserta dari 17 provinsi dan lebih dari 20 kabupaten/kota se-Indonesia. Sebanyak 734 peserta PMR Wira dan 678 peserta PMR Madya se-Indonesia berkompetisi menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) di tiga tahap, mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional, sebelum menuju grand final di mana peserta diuji dengan presentasi materi.

Materi yang dilombakan mencakup tujuh dasar kepalangmerahan, menantang peserta untuk menunjukkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam dunia kepalangmerahan.

Pada ajang ini, PMR Saga DDI Lil Banat mengirimkan 12 peserta tingkat Madya dan 5 peserta tingkat Wira. Perjuangan para PMR Saga DDI Lil Banat mulai di tingkat kota hingga nasional patut diacungi jempol. Dari 17 orang PMR Saga yang berkompetisi, 9 di antaranya berhasil mewakili Sulawesi Selatan ke tingkat nasional, 6 PMR Madya dan 3 PMR Wira.


Perjuangan PMR Saga masih berlanjut hingga menyisakan Mufliha Nur Insani dari tingkat Madya MTs DDI Lil Banat berhasil melaju ke babak grand final dan pada akhirnya meraih juara III pada ajang Olimpiade PMR Online Nasional (OPON) V.

Meski kompetisi ini dilaksanakan secara online, namun perjuangan para peserta betul-betul menyita waktu dan pikiran. Prestasi terbesar yang diraih oleh Mufliha Nur Insani dalam kategori Presentasi Materi Kesehatan Remaja ini menjadi pencapaian luar biasa bagi PMR Saga, mengingat ini adalah partisipasi pertama mereka dalam OPON V.

Pembina PMR Saga DDI Lil Banat, Nursakiah, mengungkapkan rasa bangga dan harapannya terhadap prestasi ini. "Kami sangat bangga dan terharu melihat antusias anggota PMR Saga dalam kompetisi ini. Sejak sebulan lalu, mereka mempersiapkan diri dan mencuri waktu di sela-sela kesibukan sekolah dan pesantren untuk terus belajar. Mereka berhasil membuktikan diri bahwa mereka bisa bersaing di tingkat nasional,”ungkapnya.

Ia berharap anggota PMR lainnya juga dapat termotivasi untuk ikut serta di lain kesempatan. “Kegiatan ini sangat bagus untuk melatih diri, menambah pengalaman, dan membentuk karakter berani serta bertanggung jawab,"ujarnya.

Sang Juara, Mufliha Nur Insani membagikan kesannya setelah mengikuti OPON V. "Kegiatan ini sangat menyenangkan dan menantang. Kami dapat belajar banyak dan meningkatkan kemampuan kami sebagai Relawan PMR,"ujarnya.

Melalui OPON V, PMI Pusat berharap dapat meningkatkan kompetensi dan kemampuan relawan muda PMR di seluruh Indonesia. Ajang ini menjadi wadah pembelajaran bagi para peserta untuk mengasah kemampuan mereka dalam bidang kepalangmerahan, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi pemimpin dan relawan yang tangguh di masa depan.

Dengan keberhasilan ini, PMR Saga DDI Lil Banat telah membuktikan bahwa mereka siap bersaing dan berkontribusi lebih luas dalam dunia kepalangmerahan. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pesantren, tetapi juga bagi Sulawesi Selatan dan Indonesia.(Mira/Wn)


Share:

Senam Pagi Terakhir Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare

 


Parepare, (Humas Parepare) - Rutinitas senam pagi kembali digelar selepas pelaksanaan apel pagi di Lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare. 

Kali ini senam pagi yang berlangsung Jumat, 14 Februari 2025 merupakan senam pagi terakhir bagi Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare. 

Fakta sejarahnya, Siswa Kelas XII yang sebentar lagi menyelesaikan pendidikan di MAN 2 Kota Parepare tampak antusias dan penuh semangat dengan gerakan serta irama Senam Pagi 'Moderasi Beragama'.

Adik-adiknya dari Kelas X hingga XI pun dengan riang serta girang dalam suasana keakraban dan kerukunan. Tidak hanya itu, cucuran keringat berbalut suasana cerah nan sejuk turut memberi kesan akan manfaat Senam 'Moderasi Beragama' bagi kesehatan.

Sebagaimana diungkapkan oleh Mahaesa Prasetya Suriyadi sebagai perwakilan Siswa Kelas XII kepada tim redaksi bahwa senam pagi di Lapangan MAN 2 Kota Parepare hari ini adalah momen bersejarah yang penuh kesan, makna, serta manfaat. 

"Senam Pagi 'Moderasi Beragama' hari ini merupakan senam pagi terakhir kami sebagai Siswa Kelas XII MAN 2 Kota Parepare yang tak lama lagi menyelesaikan pendidikan. Tentu, momen bersejarah ini harus berlangsung dengan penuh kesan, makna, lagi manfaat. 

Setidaknya, kami riang, girang, akrab, dan rukun dengan gerakan dan irama senam. Satu lagi yang pasti, senam pagi ini dapat meningkatkan kebugaran; menjaga kesehatan; meningkatkan suasana batin; menjaga konsentrasi; menumbuhkan kedisiplinan, mempererat kekompakan, menyegarkan pikiran; serta mengajarkan nilai-nilai penting Moderasi Beragama," ungkapnya. (Adi)


Share:

Nilai Moral dan Etika dalam Apel Pagi di MAN 2 Kota Parepare

 


Parepare, (Humas Parepare) - Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare,  H. Hasan Basri bertindak sebagai Pembina Apel pada pelaksanaan Apel Pagi di Lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare.

Kegiatan ini serentak terlaksana pada Jumat, 14 Februari 2025 sebagaimana perintah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Parepare, H. Fitriadi untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit kerja lingkup Kemenag Kota Parepare. 

Berikut, Kasi Penmad Kemenag Kota Parepare dalam amanatnya menegaskan pentingnya nilai moral dan etika di kalangan Peserta Didik, Pendidik dan Tenaga Kependidikan. 

"Nilai moral dan etika amat penting pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi insan pendidikan di madrasah. Baik bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, maupun terkhusus pada Peserta Didik. 

Mengapa demikian? Oleh karena, nilai moral dan etika tersebut dapat membentuk karakter; menjaga keharmonisan sosial; membangun integritas pribadi; membentuk generasi berkarakter; meningkatkan kualitas hidup; menjamin nilai kemanusiaan; serta mengedepankan perdamaian, kejujuran, dan keadilan," tegas H. Hasan Basri. 

Lain hal, ia juga menyinggung integritas, dedikasi, loyalitas untuk mendukung Asta Aksi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan untuk Indonesia. Tak ketinggalan  ia mengingatkan pula terciptanya satuan pendidikan (madrasah) ramah anak. (Adi)

Share:

Pengurus Baru Terbentuk, KKMI Kota Parepare Siap Majukan Madrasah

 


Parepare, (Humas Parepare) - Dalam rangka keberlanjutan eksistensi dan perjuangan pendidikan di madrasah khususnya Madrasah Ibtidaiyyah, Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah ( KKMI ) Kota Parepare mengadakan Rapat Penyusunan Pengurus Baru periode 2025—2027, di Gazebo Idaman, Jl. Chalik Kota Parepare pada Kamis, 13 Februari 202.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Hasan Basri, Pengawas Madrasah Ibtidaiyah, Hj. Jamilah dan Ismail serta 10 orang Kepala Madrasah Ibtidaiyyah se-Kota Parepare.

Berdasarkan hasil rapat bersama ini, terpilih sebagai Ketua KKMI yaitu Abdullah Hamzah, Sekretaris Agusman Ta’ong dan Hj. Hasniar Agus sebagai Bendahara.

Setelah beberapa rangkaian prosesi pemilihan dan penyusunan pengurus baru selesai, untuk efektivitas dan demi semangat juang KKMI, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan program kerja pada hari itu juga.

Rapat kerja dipimpin langsung oleh ketua terpilih Abdullah Hamzah didampingi oleh Sekretaris dan Bendahara.


Dalam pembahasan program kerja ini, semua pihak penuh semangat dan bahu-membahu memberikan sumbangsih dan ide-ide cemerlang untuk memajukan Madrasah Ibtidaiyah. Kehadiran Kasi Penmad yang senantiasa membersamai dalam pertemuan ini menjadi penyemangat tersendiri bagi peserta.

Abdullah Hamzah sebagai Ketua terpilih menyampikan rasa syukur dan terima kasih, “Saya merasa sangat bersyukur dan berterima kasih karena dalam rapat ini Pak Doktor bisa meluangkan waktunya di tengah-tengah kesibukan yang sangat padat, jadi kita semua bersyukur dan bersemangat,”jelasnya.

Dengan adanya pengurus baru KKMI ini, diharapkan menjadi angin segar dan membawa suasana baru. Semoga Ketua dan Pengurus yang terpilih dapat memberikan sinergi postif di dalam organisasi yang lebih mapan dan menebar cinta seluas-luasnya.(Nanang/Wn)




Share:

Pondok Pesantren Al Badar Bilalang Parepare Terima 300 Al-Qur’an dari BWA




Parepare, (Humas Parepare) - Pondok Pesantren Al Badar Bilalang Parepare menerima wakaf berupa 300 Al-Qur’an dari Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA). Penyerahan wakaf Al-Qur’an tersebut berlangsung dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Gedung Qo’ah Prof. Dr. KH. Abd. Muiz Kabry pada Kamis, 13 Februari 2025.

Penyerahan wakaf ini dilakukan oleh perwakilan BWA dan diterima langsung oleh pihak Pondok Pesantren Al Badar disaksikan langsung oleh guru dan Pembina Pondok Pesantren serta para santri. Adapun tim BWA yang hadir pada kegiatan ini yakni Syamsul Fajri, Lutfi, Badruddin, dan Andi Satria Arif Prosesi penyerahan terasa semakin syahdu dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu santri, yang menambah kekhusyukan suasana.

Dalam kesempatan ini, Haeruddin selaku Kepala Madrasah Tsanawiyah Al Badar sekaligus Pembina Pondok menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Badan Wakaf Al-Qur’an. Ia mengapresiasi BWA sebagai lembaga filantropi Islam yang amanah dan tepat guna dalam menyalurkan wakaf kepada yang membutuhkan.                                                                                                                                                            

                                       


Diketahui bahwa BWA merupakan lembaga yang bergerak di bidang filantropi Islam dan dikenal sebagai Pelopor Inovasi Wakaf. Lembaga ini berpusat di Tebet, Jakarta Selatan, dan telah banyak berkontribusi dalam mendistribusikan wakaf Al-Qur’an ke berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi Pondok Pesantren Al Badar dalam meningkatkan semangat belajar Al-Qur’an di kalangan santri. Dengan adanya wakaf ini, diharapkan para santri semakin giat dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an guna memperkokoh keimanan dan ketakwaan mereka.(Haedil/Wn)








Share:

Penghijauan dan Algoritma Kasih Sayang Generasi Z MAN 2 Kota Parepare

 



Parepare, (Humas Parepare) - Asta Aksi yang diluncurkan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan untuk Indonesia juga harus butuh sokongan insan Madrasah Aliyah (MA).

Dari Asta (delapan) Aksi itu, ada dua yang berorientasi langsung dengan tataran MA. Kesatu, Kemenag Sulsel 'Go Green' (Penghijauan). Kedua, Algoritma Kasih Sayang untuk Generasi Z. 

Oleh karena itu, seberinda insan pendidikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare melakukan aksi nyata Penghijauan dan Algoritma Kasih Sayang untuk Generasi Z madrasah tersebut pada Kamis, 13 Februari 2025.

Pelaksana Tugas Kepala Madrasah, Suriyadi Mustamin; para Wakil Kepala Madrasah (Wakamad); Pendidik dan Tenaga Kependidikan; beserta Peserta Didik MAN 2 Kota Parepare menanam pohon di sekitar lingkungan madrasah. 

Sebelumnya, digelar pula Sosialisasi Operasi Keselamatan dari Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres) Parepare bersama dengan Pihak Jasa Raharja Cabang Parepare. 

Selengkapnya, Asta Aksi Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan untuk Indonesia, yaitu Rumah Ibadah Ramah Difabel; Kemenag Sulsel 'Go Green'; Pesantren Ramah Anak; Dakwah Ramah Kemanusiaan; Selebrasi Kerukunan; Algoritma Kasih Sayang untuk Generasi Z; Pelayanan Ibadah Haji; Kemenag Sulsel Berintegritas. (Adi)

Share:

ITH Parepare Sosialisasi Program Studi Unggulan di MA DDI Lil Banat

 


Parepare, (Humas Parepare) - Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Kota Parepare menggelar sosialisasi di Madrasah Aliyah (MA) DDI Lil Banat pada Rabu, 12 Februari 2025.

Kegiatan yanag berlangsung di Aula 1 Pondok Pesantren DDI Lil Banat ini bertujuan uuntuk memberikan wawasan kepada para siswa mengenai peluang pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi, sekaligus memotivasi mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

ITH merupakan perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Nama institut ini diambil dari sosok Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden ke-3 Indonesia yang dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia yang lahir di Kota Parepare.

Sebagai Institut Teknologi Negeri kelima di Indonesia dan satu-satunya di bagian timur, ITH berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul di bidang sains, teknik, dan industri.

Dalam sosialisasi ini, tim dari ITH memperkenalkan beberapa program studi yang tersedia, di antaranya: Program Studi Arsitektur, Program Studi Bioteknologi, Program Studi Ilmu Komputer.

Untuk Program Studi Arsitektur, fokus pada perencanaan, desain, dan konstruksi bangunan dengan mempertimbangkan aspek fungsional, struktural, lingkungan, dan estetika.

Sementara untuk Program Studi Bioteknologi, mengembangkan keahlian dalam penerapan bioteknologi di bidang pertanian, kesehatan, dan lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam lokal berbasis maritim. Lulusannya diharapkan memiliki keterampilan akademik dan praktis yang kompetitif.

Adapu Program Studi Ilmu Komputer, mengutamakan kajian komputasi, sistem cerdas, jaringan komputer, serta rekayasa perangkat lunak. Program ini membekali mahasiswa dengan keterampilan merancang dan mengimplementasikan perangkat lunak yang efisien dan inovatif.

Dalam kesempatan ini, tim sosialisasi yang terdiri dari Dosen dan Tendik juga memperkenalkan jurusan lain seperti Sains, Teknik Elektro dan Komputer, Teknologi Produksi dan Industri, serta Infrastruktur dan Kewilayahan. Mereka menjelaskan kurikulum, prospek karier lulusan, serta fasilitas kampus yang mendukung pembelajaran mahasiswa.

Salah satu dosen ITH, Ni’mah Natsir (alumni terbaik MA DDI Lil Banat yang kini menjadi dosen di ITH) berbagi pengalaman dan menegaskan bahwa kampus ini dirancang untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia industri dan memiliki kompetensi tinggi di bidang teknologi.

"Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan para siswi mengenai pilihan pendidikan tinggi di bidang teknologi, khususnya di ITH yang berada di Parepare. Selain itu, kami ingin menunjukkan bahwa kesempatan untuk menjadi ahli di bidang sains dan teknik terbuka luas bagi mereka," ujarnya.

Para siswi MA DDI Lil Banat tampak antusias mengikuti sosialisasi ini. Mereka aktif bertanya tentang prospek kerja, program beasiswa, serta peluang magang dan kerja sama industri yang ditawarkan oleh ITH.

Diharapkan melalui kegiatan ini, semakin banyak siswi yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan di ITH dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi serta industri di Indonesia. ITH juga berkomitmen untuk terus mengadakan sosialisasi ke berbagai daerah guna menjaring calon mahasiswa berprestasi yang siap bersaing di era teknologi modern.(Lela/Wn)


Share:

Siswa MTs Al Mustaqim Hasilkan Wadah Cantik dari Rotan Berwarna

 


Parepare, (Humas Parepare) – Siswa kelas IX MTs Al Mustaqim membuat karya berupa anyaman yang terbuat dari rotan berwarna. Hasil karya berupa wadah untuk perlengkapan di dalam kelas tersebut terlihat unik dan cantik.

Selama 2 pekan, para siswa mengerjakan karya tersebut secara berkelompok di bawah bimbingan dan arahan Guru Bidang Studi Prakarya, Andi Faisal Iskandar. Semua bahan juga disiapkan masing-masing kelompok dan dikerjakan secara demonstrasi di kelas dengan mengutamakan pinsip kerja sama dan gotong royong.

Adapun bahan yang disiapkan para siswa yakni rotan berwarna, tripleks, lem fox, gunting seng, paku untuk melubang dan pulpen untuk mengukir.

Para siswa terlihat sangat antusias mengerjakan anyaman dengan penuh ketelitian hingga menghasilkan karya yang menarik pada Selasa, 11 Februari 2025.


Saat ditemui di ruang guru, Andi Faisal Iskandar yang juga merupakan guru Seni dan Keyborist Pondok Pesantren Al Mustaqim mengungkapkan rasa bangga terhadap semangat para siswa dalam menyelesaikan tugas prakarya ini.

“Anak-anak sangat senang dan penuh antusias dalam membuat karya anyaman ini, hasil karya mereka bisa digunakan sebagai tempat penghapus, spidol dan bahkan bisa untuk berkas administrsi dalam kelas,”ujar guru yang gemar bernyanyi ini.

Selain mendapatkan hasil karya menarik, banyak manfaat yang didapatkan siswa melalui praktik prakarya ini di antaranya dapat mengembangkan kreativitas, keterampilan dan rasa percaya diri siswa. Prakarya ini juga bahkan dapat membangun jiwa wirausaha siswa untuk masa depan di kemudian hari.(Nanang/Wn)


Share:

31 Santri Pontren Zubdatul Asrar NU Kota Parepare Ikuti Wisuda ke-4 Al Miftah Lil Ulum

 



Parepare, (Humas Parepare) - Pondok Pesantren Zubdatul Asrar PC NU Kota Parepare menggelar Wisuda ke-4 Al Miftah Lil Ulum, sebuah tradisi tahunan yang sangat dinantikan. Acara ini menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menempuh pendidikan di pondok pesantren tersebut.

Wisuda ini diselenggarakan langsung di Komplek Pondok Pesantren Zubdatul Asrar PC NU, yang berlokasi di Kelurahan Wattang Bacukiki, Kecamatan Ujung, Kota Parepare pada Ahad, 9 Februari 2025.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh berbagai pihak penting.  Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi, hadir langsung dalam acara tersebut dan diberi amanah untuk memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi kepada pihak pondok pesantren yang konsisten dalam membina dan mencetak kader ulama masa depan, khususnya di Kota Parepare.

Lebih lanjut H. Fitriadi memberikan ucapan selamat kepada 31 wisudawan yang berhasil melalui ujian dan diwisuda pada tahun ini. "Selamat kepada seluruh santri yang telah berhasil mencapai tahap ini. Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, Bangsa, dan Negara,” ujarnya.

Ia berharap di tahun 2025, Kota Parepare, khususnya Kementerian Agama Parepare, dapat meraih lebih banyak prestasi di bidang Qira'atul Kutub. Sebagaimana tahun sebelumnya, pada tahun 2024, Kota Parepare berhasil menempati urutan ke-2 setelah Mangkoso, Kabupaten Barru, dalam ajang tersebut.

Acara wisuda ini juga dihadiri oleh Wali Kota Parepare terpilih periode 2025-2030, H. Tasming Hamid, yang turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah siap memberikan dukungan penuh kepada pengembangan pondok pesantren di Kota Parepare. "Dengan dukungan ini, diharapkan slogan 'Kota Parepare, Kota Ulama Kota Santri' dapat terwujud dengan nyata,"tandasnya.(Ali/Wn)


Share:

Rapat Dewan Hakim STQH Parepare, H. Fitriadi Tegaskan Tidak Beri Rekomendasi Santri Yang Pontrennya Tidak Berizin

PAREPARE, JurnalisSantri.Com - Dewan Hakim Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) tingkat Kota Parepare menggelar rapat penentuan hasil STQH yang diadakan pada tanggal 4 Februari 2025.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Parepare, H. Fitriadi, selaku Koordinator Dewan Hakim, mengkonfirmasi kepada anggota Dewan Hakim terkait pendidikan yang ditempuh oleh para peserta.

H. Fitriadi menyatakan bahwa sangat disayangkan banyak santri yang ikut kompetisi dan memiliki kompetensi utusan dari Pondok Pesantren (Pontren) yang belum mempunyai izin operasional.

"Izin operasional yang mereka buat untuk pondok pesantrennya merupakan hal terbaik bagi mereka dan merupakan nilai plus yang meningkatkan kepercayaan di kalangan masyarakat karena dengan izin operasional tersebut, pondok pesantren dapat terverifikasi oleh Kementerian Agama, serta Kemenag juga menjadi pembina bagi pesantren tersebut," ujar Kakankemenag Kota Parepare, H. Fitriadi.

Sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Parepare, H. Fitriadi menegaskan bahwa untuk mengurus segala pelayanan di kantor Kementerian Agama adalah nol rupiah atau tidak berbayar.

Pernyataan ini ditegaskan juga oleh H. Fitriadi pada saat pembukaan STQH di Auditorium Bj Habibie. Beliau menyatakan komitmennya bersama pemerintah Kota Parepare agar Pondok Pesantren, termasuk Pondok Tahfidz, khususnya di Kota Parepare, memiliki izin operasional.

Share:

Barongsai Akan Ramaikan Parepare pada GJK Kemenag

 

Parepare, JournalisSantri.Com - Panitia Gerak Jalan Kerukunan (GJK) menggelar rapat pemantapan untuk menghadapi perhelatan besar Kementerian Agama (Kemenag) Kota Parepare yang akan digelar di alun-alun Kota Parepare pada hari Jumat, 31 Januari.

Gerak Jalan Kerukunan ini diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia. Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Parepare, H. Fitriadi, yang menyampaikan melalui media sosial agar seluruh warga kementerian agama serta masyarakat dapat meramaikan perhelatan besar ini.

"Gerak Jalan Kerukunan juga akan dihadiri oleh seluruh agama yang ada di Kota Parepare, baik dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, serta Konghuchu," jelas H. Fitriadi.

Ketua Panitia GJK, H. Jami, menyampaikan bahwa anggaran yang terkumpul untuk acara ini berasal dari sumbangan warga kementerian agama. Hal ini menunjukkan partisipasi aktif dan dukungan dari komunitas dalam menyukseskan acara tersebut.

Selain itu, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), H. Syaiful Mahsan, menambahkan bahwa perhelatan besar ini akan dimeriahkan oleh penampilan naga merah atau barongsai untuk menyemarakkan Gerak Jalan Kerukunan. Kehadiran barongsai ini diharapkan dapat menambah semarak acara dan menarik lebih banyak partisipasi masyarakat.

Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Panitia GJK optimis bahwa perhelatan ini akan berlangsung sukses dan menjadi momen kebersamaan serta kerukunan antarumat beragama di Kota Parepare.

Share:

Pontren Darul Qur’an Sela Kab. Pangkep Studi Tiru ke Pontren Zubdatul Asrar Parepare



Parepare, (Humas Parepare) – Pondok Pesantren Zubdatul Asrar Nahdlatul Ulama Kota Parepare menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Darul Qur'an Sela Kabupaten Pangkep pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur'an Sela, KH. M. Sirajang diterima oleh Prof. Hannani, Pimpinan Pondok Pesantren Zubdatul Asrar NU dalam suasana penuh suka cita.

Adapun maksud kedatangan rombongan yang terdiri dari 15 guru dan 60 santri ini adalah untuk melakukan studi tiru terkait metode pengajaran yang diterapkan di Pontren Zubdatul Asrar khususnya pengajaran kitab kuning. Acara ini berlangsung selama satu hari dengan penuh antusiasme dari kedua belah pihak. 

Mengawali sambutannya, Prof. Hannani mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Ia berharap kerja sama antara kedua pondok pesantren dapat terus terjalin dengan baik.

Lebih lanjut ia memberikan tips bagaimana mengelola pondok pesantren agar dapat mencetak santri berkualitas. “Kunci dalam mengelola pondok pesantren adalah istiqamah, serta pembina santri wajib berasal dari alumni pesantren yang menguasai Kitab Kuning,”ujarnya. 

Pada kesempatan ini, Alifullah, salah satu pembina Pondok Pesantren Zubdatul Asrar NU, memberikan materi terkait metode pembelajaran yang diterapkan. Salah satu metode andalannya adalah Metode Al-Miftah, yang terdiri dari empat jilid untuk membantu santri pemula mengenal dan membaca Kitab Kuning.

Selanjutnya ia memperkenalkan beberapa kitab yang diajarkan, seperti Aqidatul Awam, Ta'lim Muta'alim, Jurumiyah, Fathul Qorib, dan Fathul Muin. “Pembelajaran kitab-kitab ini disesuaikan dengan tingkat kemampuan santri,”imbuhnya. 

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Qur'an Sela, menyampaikan rasa senangnya dapat berkunjung ke Pondok Pesantren Zubdatul Asrar NU. Ia berharap metode pengajaran Kitab Kuning juga dapat diterapkan di Pondok Pesantren Darul Qur'an Sela.

Dalam kunjungan tersebut, kedua pondok pesantren juga sepakat menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk kerja sama dalam pengembangan pendidikan pesantren. 

Nurul Fatihah, salah satu guru dari Darul Qur'an Sela, menyatakan kesannya terhadap kunjungan ini. "Metode pembelajaran di sini sangat berkesan dan inovatif. Kami berharap ada tenaga pendidik dari Zubdatul Asrar yang bisa berbagi ilmu di pondok kami," tuturnya. 

Perasaan gembira bisa ikut bergabung dalam rombongan studi tiru ini juga dirasakan Aufa Sofia, seorang santri Darul Qur'an Sela. “Saya sangat senang bisa berkunjung ke Pondok Pesantren Zubdatul Asrar NU. Kami mendapatkan banyak ilmu baru tentang pengajaran Kitab Kuning. Saya berharap bisa kembali berkunjung ke sini,”ungkapnya.

Kunjungan ini tidak hanya memberikan wawasan baru kepada peserta, tetapi juga mempererat silaturahmi antara kedua lembaga pesantren. Semoga kerja sama ini terus berkembang dan membawa manfaat bagi kedua belah pihak.(Rsi/Wn)


Share:

Musyawarah Ambalan Al Ansar: Momentum Evaluasi dan Harapan Baru untuk Kepengurusan


Parepare, (Humas Parepare) - Musyawarah Ambalan Al Ansar sukses digelar di Aula MAN 1 Kota Parepare pada Sabtu pagi, 18 Januari 2025.

Kegiatan tahunan ini menjadi wadah penting bagi anggota Pramuka Ambalan Al Ansar untuk merefleksikan kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merancang langkah strategis menuju masa depan yang lebih baik.

Acara dimulai dengan pembukaan resmi dan rangkaian sambutan dari tokoh-tokoh penting yang memberikan pesan penuh motivasi. Sambutan pertama disampaikan oleh Rustam, Pembina Pradana Putra Ambalan Al Ansar.

Dalam sambutannya, ia mengingatkan para pengurus yang akan memasuki masa purna untuk tetap berkontribusi dan membimbing generasi penerus. “Jangan pernah berhenti menjadi bagian dari perjalanan organisasi ini. Adik-adik kalian membutuhkan bimbingan dan pengalaman kalian,” ujarnya penuh harapan.

Selanjutnya, Upriani, Pembina Pradana Putri Ambalan Al Ansar, memberikan pesan menyentuh tentang pentingnya keseimbangan antara kegiatan kepramukaan dan spiritualitas. “Ikutlah kegiatan Pramuka dengan penuh semangat, tetapi jangan lupakan ibadah. Dengan begitu, setiap langkah kita akan diberkahi dan bermakna,” ungkapnya dengan bijak.

A. Akbar Wahid, Pembina OSIM, turut memberikan pandangannya tentang esensi Musyawarah Ambalan sebagai momen penting dalam perjalanan organisasi. Ia mengajak peserta untuk bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan, seraya mengutip filosofi khas Ambalan Al Ansar: “Apabila pahit jangan langsung muntahkan, apabila manis jangan langsung ditelan. Dengarkanlah penjelasannya dahulu agar tidak salah mengambil kesimpulan.”

Ia juga menegaskan bahwa jika tidak bisa memberi manfaat bagi organisasi, minimal jangan merugikan organisasi.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Mabigus). Dalam pesannya, ia mendorong anggota Pramuka untuk berani bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. “Jangan ragu untuk melangkah lebih jauh. Manfaatkan Musyawarah ini untuk merancang program kerja yang inovatif dan berdampak luas,” katanya, kemudian membuka Musyawarah Ambalan secara resmi dengan mengetuk palu sebanyak tiga kali.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, (18-19 Januari 2025) ini diakhiri dengan pembacaan doa oleh Hasmar, siswa kelas 11.3, yang memohon kepada Allah Swt agar semua rangkaian acara berjalan lancar dan membawa keberkahan.(Akbar/Wn)


Share:

Visus, Hb, BBT Siswa MAN 2 Kota Parepare pada Bakti Sosial IDI

 


Parepare, (Humas Parepare) - Bakti sosial oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Parepare dalam bentuk suluh informasi dan skrining kesehatan terhadap Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare digelar pada Jumat, 20 Desember 2024.

Dengan menggunakan tiga ruang, para Dokter dari IDI Cabang Parepare berkenan hadir memberikan suluh informasi dan skrining kesehatan kepada 90 Siswa yang menjadi objek sasaran.

Sebut saja di ruang 1, ada Dokter Hj. Nurhamidar Aslam dan Dokter Nurhidayah Majid yang memberikan suluh informasi tentang "Kesehatan Reproduksi Remaja" dan "Gizi pada Remaja". Sekaligus dilakukan pula skrining Hemoglobin (Hb) dan visus.

Begitu pula di ruang 2, ada Dokter Yulianti Mochtar dan Dokter Hj. Risma N. Sulham yang memberikan suluh informasi tentang "Anemia" dan "Kesehatan Reproduksi Remaja". Di ruang ini juga dilakukan skrining Hb dan visus.

Lalu di ruang 3, Dokter Indah Maulindah, Spesialis Telinga Hidung Tenggorok (THT) dibantu oleh Dokter lainnya mengadakan skrining "Bersih-Bersih Telinga" (BBT).

Sebagai informasi, skrining Hb dilakukan untuk mendeteksi kadar hemoglobin dalam darah dan mengetahui status gizi seseorang. Skrining ini dapat membantu mencegah anemia yang merupakan kondisi ketika tubuh tidak memproduksi cukup sel darah merah sehat.

Sedangkan visus adalah istilah untuk mengukur ketajaman penglihatan seseorang. Visus difokuskan pada sejauh mana mata seseorang dapat melihat objek dengan jelas, baik dari dekat maupun jauh. Skrining ini juga dapat membantu mendeteksi beragam gangguan kesehatan pada mata. Entah itu masalah penglihatan ataukah seseorang membutuhkan koreksi penglihatan. Sehat Bersama Membangun Negeri! (Adi)

Share:

Definition List

Unordered List