Parepare, (Humas Parepare) - Institut
Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) Kota Parepare menggelar sosialisasi di
Madrasah Aliyah (MA) DDI Lil Banat pada Rabu, 12 Februari 2025.
Kegiatan yanag berlangsung di
Aula 1 Pondok Pesantren DDI Lil Banat ini bertujuan uuntuk memberikan wawasan
kepada para siswa mengenai peluang pendidikan tinggi di bidang sains dan
teknologi, sekaligus memotivasi mereka untuk melanjutkan studi ke jenjang yang
lebih tinggi.
ITH merupakan perguruan tinggi
negeri yang berlokasi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Nama institut ini
diambil dari sosok Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden ke-3
Indonesia yang dikenal sebagai Bapak Teknologi Indonesia yang lahir di Kota
Parepare.
Sebagai Institut Teknologi Negeri
kelima di Indonesia dan satu-satunya di bagian timur, ITH berkomitmen mencetak
sumber daya manusia unggul di bidang sains, teknik, dan industri.
Dalam sosialisasi ini, tim dari
ITH memperkenalkan beberapa program studi yang tersedia, di antaranya: Program
Studi Arsitektur, Program Studi Bioteknologi, Program Studi Ilmu Komputer.
Untuk Program Studi Arsitektur, fokus
pada perencanaan, desain, dan konstruksi bangunan dengan mempertimbangkan aspek
fungsional, struktural, lingkungan, dan estetika.
Sementara untuk Program Studi
Bioteknologi, mengembangkan keahlian dalam penerapan bioteknologi di bidang
pertanian, kesehatan, dan lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya alam lokal
berbasis maritim. Lulusannya diharapkan memiliki keterampilan akademik dan
praktis yang kompetitif.
Adapu Program Studi Ilmu Komputer,
mengutamakan kajian komputasi, sistem cerdas, jaringan komputer, serta rekayasa
perangkat lunak. Program ini membekali mahasiswa dengan keterampilan merancang
dan mengimplementasikan perangkat lunak yang efisien dan inovatif.
Dalam kesempatan ini, tim
sosialisasi yang terdiri dari Dosen dan Tendik juga memperkenalkan jurusan lain
seperti Sains, Teknik Elektro dan Komputer, Teknologi Produksi dan Industri,
serta Infrastruktur dan Kewilayahan. Mereka menjelaskan kurikulum, prospek
karier lulusan, serta fasilitas kampus yang mendukung pembelajaran mahasiswa.
Salah satu dosen ITH, Ni’mah
Natsir (alumni terbaik MA DDI Lil Banat yang kini menjadi dosen di ITH) berbagi
pengalaman dan menegaskan bahwa kampus ini dirancang untuk mencetak lulusan
yang siap bersaing di dunia industri dan memiliki kompetensi tinggi di bidang
teknologi.
"Kami berharap kegiatan ini
dapat membuka wawasan para siswi mengenai pilihan pendidikan tinggi di bidang
teknologi, khususnya di ITH yang berada di Parepare. Selain itu, kami ingin
menunjukkan bahwa kesempatan untuk menjadi ahli di bidang sains dan teknik
terbuka luas bagi mereka," ujarnya.
Para siswi MA DDI Lil Banat
tampak antusias mengikuti sosialisasi ini. Mereka aktif bertanya tentang
prospek kerja, program beasiswa, serta peluang magang dan kerja sama industri
yang ditawarkan oleh ITH.
Diharapkan melalui kegiatan ini,
semakin banyak siswi yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan di ITH dan
berkontribusi dalam pengembangan teknologi serta industri di Indonesia. ITH
juga berkomitmen untuk terus mengadakan sosialisasi ke berbagai daerah guna
menjaring calon mahasiswa berprestasi yang siap bersaing di era teknologi
modern.(Lela/Wn)